Breaking News
PT LIB : Seluruh Klub Telah Menyatakan Kesiapannya Liga 1 Bergulir 20 Agustus 2021     Satgas Covid-19 Siap Beri Sanksi Klub Liga 1 yang Langgar Prokes     Dipanggil Legenda, Eks Pemain Timnas Ini Akui Kurang Nyaman     Tak Dapat Izin Saddil Ramdani Batal Gabung Klub K League 1     Sambut HUT Tim Singo Edan Ke 34, Bos Arema FC Bagikan 1000 Paket Sembako    
3 Pemain Timnas U-19 Gagal Berangkat Ke Spanyol Karena Reaktif COVID-19
27 Desember 2020 | 04:40 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Bolasport.com ± 7 bulan yang lalu
474   x
Share on:
(3 Pemain Timnas U-19 Gagal Berangkat Ke Spanyol Karena Reaktif COVID-19) - @Bolasport.com - Pemberangkatan skuad timnas U-19 Indonesia dair Hotel Fairmont, Jakarta menuju Spanyol, Sabtu (26/12/2020). (
Keterangan gambar : 3 Pemain Timnas U-19 Gagal Berangkat Ke Spanyol Karena Reaktif COVID-19 Pemberangkatan skuad timnas U-19 Indonesia dair Hotel Fairmont, Jakarta menuju Spanyol, Sabtu (26/12/2020). ( (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Reaktif Covid19 Tiga Pemain Tim Nasional U-19 Indonesia Batal Berangkat ke Spanyol

Liga123 - Tiga pemain Tim Nasional U-19 Indonesia batal ikut berangkat ke Spanyol setelah dinyatakan reaktif Covid19, Jumat, 25 Desember 2020 sore WIB.

Dengan itu, pemberangkatan skuad Tim Nasional U-19 Indonesia ke Spanyol, Sabtu (26/12/2020), di Hotel Fairmont, Jakarta hanya diikuti oleh 24 pemain saja.

Setelah sebelumnya sebanyak 30 pemain yang masuk dalam daftar untuk mengikuti Training Camp (TC) Tim Nasional U-19 Indonesia di Spanyol.

Dari 30 pemain itu, terdapat beberapa pemain yang saat ini masih memperkuat klubnya masing-masing yakni, Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulic), Elkan Baggott (Ipswich Town FC), dan Kelana Noah Mahessa (Bonner SC).

Mereka bertiga diberitakan bakal menyusul langsung ke Spanyol, hanya saja kepastiang tanggalnya belum ada.

Sementara untuk tiga pemain lainnya, dinyatakan reaktif Covid19, sehingga mereka tak diberangkatkan ke Spanyol oleh PSSI.

Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen (Sekretaris Jendral) PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa tiga pemain tersebut tidak diberangkatkan demi alasan kebaikan bersama.

"Mereka kan reaktif dan kami juga tidak berani untuk mengambil resiko dan kami tetap meminta dokter tim bahwa mereka harus tetap sehat di sana nantinya," ujar Yunus Nusi kepada awak media, termasuk BolaSport.com, di Hotel Fairmont, Jakarta.

Kendati Demikian, pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu berbicara, pihaknya juga tetap meyakinkan bahwa tak ada masalah untuk pemain lainnya.

Sebab PSSI juga tetap melakukan yang terbaik untuk para pemain yang berangkat menuju Spanyol tersebut.

"Itu juga harus kita yakinkan, bahwa baik dari sini mereka juga tidak membawa virus ke sana dan di sana mereka dalam keadaan sehat juga," ujar Yunus Nusi.

Untuk tiga pemain Tim Nasional U-19 Indonesia yang telah dinyatakan reaktif Covid19 itu juga langsung melakukan karantina.

Setelah hasil keluar, tiga pemain karantina dengan langsung dibawa pantauan tim medis Tim Nasional U-19 Indonesia.

"Untuk sementara mereka tetap isolasi, tetapi langsung di bawah naungan tim medis kami," ungkapnya.

Sementara itu, untuk 24 pemain Tim Nasional U-19 Indonesia yang berangkat ke Spanyol tersebut hanya di dampingi oleh tim Pelatih (juru taktik) lokal, yakni Nova Arianto dan staf Pelatih.

Dilain sisi, turut mendampingi juga Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri yang ikut berangkat bersama rombongan pemain Tim Nasional U-19 Indonesia.

Selain hal itu,, untuk pelepasaan pemain Tim Nasional U-19 Indonesia ini cukup berbeda dari sebelumnya dan langsung tanpa ada upacara resmi.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid19 dan para pemain hanya berkumpul di ruangan dan ada arahan sebentar setelah itu langsung menuju bus dan berangkat ke Bandara Soekarno Hatta.


Share on: