Breaking News
PT LIB : Seluruh Klub Telah Menyatakan Kesiapannya Liga 1 Bergulir 20 Agustus 2021     Satgas Covid-19 Siap Beri Sanksi Klub Liga 1 yang Langgar Prokes     Dipanggil Legenda, Eks Pemain Timnas Ini Akui Kurang Nyaman     Tak Dapat Izin Saddil Ramdani Batal Gabung Klub K League 1     Sambut HUT Tim Singo Edan Ke 34, Bos Arema FC Bagikan 1000 Paket Sembako    
M. Fakhrudin Pemilik Goyang Gergaji dan Sang Petualang Sejati
26 November 2020 | 08:11 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bola.com ± 8 bulan yang lalu
268   x
Share on:
(M. Fakhrudin Pemilik Goyang Gergaji dan Sang Petualang Sejati) - @Bola.com - M. Fakhrudin saat melakukan selebrasi bersama para pemain Arema
Keterangan gambar : M. Fakhrudin Pemilik Goyang Gergaji dan Sang Petualang Sejati M. Fakhrudin saat melakukan selebrasi bersama para pemain Arema (Sumber gambar:@Bola.com)

M. Fakhrudin Bicara soal Kariernya sebagai Pelatih (Juru Taktik) dan Kota Sidoarjo


Liga123 - Usai berpertualang dengan 13 klub dan 17 tahun berstatus sebagai pemain, M. Fakhrudin kini meneruskan karier Sepakbola dengan menjadi Pelatih. Pria kelahiran Sidoarjo, 14 April 1982 ini terakhir tergabung bersama tim Pelatih (juru taktik) Madura FC yang berkompetisi di Liga 3 Asprov Jawa Timur.


Hanya saja pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia membuat kompetisi terhenti dan aktivitas tim vakum."Padahal manajemen Madura FC terbilang profesional memenuhi kebutuhan tim," ujar M. Fakhrudin dalam channel YouTube Omah Balbalan.


Dimana Sebelumnya, M. Fakhrudin pernah menangani klub Liga 3 Jawa Timur lainnya, Persekabpas Pasuruan dan tim Porprov Sidoarjo. "Saya sudah memberi keputusan berkarier di Sepakbola. Itulah mengapa saya terus berusaha menambah pengalaman dan ilmu kePelatihan," ujar M. Fakhrudin yang kini sudah mengantongi sertifikat kePelatihan lisensi C-AFC/PSSI ini.


Sebagai putra asli Sidoarjo, M. Fakhrudin juga memiliki kepedulian tinggi pada perkembangan Sepakbola di daerah asalnya itu. Di mata seorang pemain yang membawa Arema Indonesia meraih trofi juara Liga Super Indonesia 2009/2010, Sidoarjo sejak dulu memiliki banyak pemain bertalenta.


Seperti di antaranya Nurul Huda, Uston Nawawi, Sutaji, Rendy Irwan, Lucky Wahyu, dan Hariono. Teranyar adalah Brylian Aldama yang saat ini memperkuat Tim Nasional Indonesia U-19.


Selain hal itu,, Sidoarjo juga memiliki stadion bertaraf internasional yang kerap dipergunakan untuk laga resmi Tim Nasional Indonesia baik junior mau pun senior. "Sayang, Sidoarjo tak punya tim yang bermain di kasta tertinggi," ungkap Fakruddin.


Deltras Sidoarjo


Sejatinya, Sepakbola Sidoarjo pernah menggeliat bersama klub Deltras Sidoarjo yang sebelumnya bernama Gelora Dewata. Kedatangan Gelora Dewata jelang Liga Indonesia musim 2001 dengan berpindah markas dari Bali ke Sidarjo sempat membuat tetangga bergairah.


Meski tak pernah meraih trofi juara Liga Indonesia, klub yang didirikan oleh mendiang HM. Mislan pada 1989 ini sempat mencuri perhatian dengan mendatangkan sejumlah pemain berkelas baik lokal maupun asing.


Sebut saja Bejo Sugiantoro, Anang Ma'ruf, Danilo Fernando, Cristiano Lopez dan Marcio Souza. Kendati Demikian, setelah terdegradasi pada musim 2011/2012, pamor Deltras terjun bebas.


Kini, mereka berkiprah di Liga 3 zona Jatim. "Kalau Sidoarjo memiliki klub yang main di Liga 1, saya yakin Sepakbola daerah ini kembali bangkit," pungkas M. Fakhrudin.



Share on: