Breaking News
Kondisi Mental Para Pemain nya Terganggu, Ini yang Dilakukan Pelatih Persipura     AFC Berencana Lakukan Drawing Ulang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Ini Respon PSSI     Nostalgia Eks Kiper Sampdoria di Kandang 'Macam Putih'     Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Kiper Borneo : Sepakbola Adalah Kehidupan Banyak Orang     Kompetisi Tak Kunjung Bergulir, Eks ketum PSSI Buka Suara    
Rowen Koot Kiper Kuturunan Belanda-Indonesia Penikmat Soto dan Ingin Kunjungi Indonesia
25 Desember 2020 | 12:03 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaEropa - @Bola.com ± 7 bulan yang lalu
4 k   x
Share on:
(Rowen Koot Kiper Kuturunan Belanda-Indonesia Penikmat Soto dan Ingin Kunjungi Indonesia) - @Bola.com - Rowen Koot, Kiper Klub Liga 2 Belanda yang Berminat Memperkuat Timnas Indonesia.
Keterangan gambar : Rowen Koot Kiper Kuturunan Belanda-Indonesia Penikmat Soto dan Ingin Kunjungi Indonesia Rowen Koot, Kiper Klub Liga 2 Belanda yang Berminat Memperkuat Timnas Indonesia. (Sumber gambar:@Bola.com)

Lika-Liku Karier Rowen Koot yang Ingin Membela Tim Nasional Indonesia, Sempat Geluti Tenis hingga Kini Bela Tim Liga 2 Belanda

Liga123 - Kiper berdarah Indonesia, Rowen Koot, tengah menata karier profesionalnya bersama Helmond Sport, klub Eerste Divisie (Liga 2). Ia baru saja melakukan debutnya di level senior saat klubnya dijamu Jong AZ pada minggu ke-17 di Stadion Kalverhoek, Sabtu (19/12/2020).

Dimana Sebelumnya, selama dua musim terakhir, Rowen hanya bersatus sebagai kiper pelapis di Fortuna Sittard yang berkompetisi di Eredivisie (Liga 1) Belanda. Menilik usianya yang masih 21 tahun, perjalanan karier Rowen terhitung masih panjang.

Dalam channel youtube Yussa Nugraha, Rowen mengungkapkan awalnya tak pernah membayangkan dirinya menjadi seorang kiper profesional.

Ketika memulai menggeluti Sepakbola pada usia 6 tahun di klub amatir kotanya, SVM, Rowen Koot bermain di segala posisi. Tapi, pada satu momen saat klubnya mengikuti turnamen, Pelatih (juru taktik) memasangnya sebagai kiper.

Dari turnamen itu, ia terpantau oleh tim pencari bakat Roda JC Kerkrade. Rowen bergabung di tim usia 8-12 tahun. Selepas dari Roda, ia kembali ke klub lamanya. Pada periode ini, Rowen sempat menggeluti cabang tenis selama tiga tahun di sela waktunya berlatih Sepakbola.

Peruntungan Rowen di Sepakbola mulai terbuka ketika Fortuna Sittard menawarinya masuk sebagai pemain akademi klub itu. "Kebetulan dua kiper mereka jarang bergabung di latihan, saya pun direkrut," terang Rowen.

Bagi Rowen, tawaran dari Fortuna terbilang mengejutkan karena sebenarnya fokusnya sudah terbelah dengan bermain tenis. "Ternyata tim pemandu bakat Fortuna pernah menyaksikan penampilan saya ketika Roda JC menghadapi Fortuna pada turnamen usia muda," papar Rowen.

Di akademi Fortuna, bakat Rowen digembleng dengan jadwal latihan yang padat. Setelah membela tim akademi Fortuna di liga junior berjenjang di Belanda, Rowen akhirnya mendapat kontrak profesional di tim utama Fortuna ketika usianya menjelang 19 tahun.

Ia menjadikan sukses Fortuna promosi ke Eridivisie pada 2018. "Meski hanya berstatus sebagai kiper pelapis, saya juga ikut menikmati perayaan sukses Fortuna promosi ke kasta tertinggi," ujar Rowen Koot. 

Penikmat Soto Buatan Ibu

Sebagai warga Belanda keturunan Indonesia, Rowen mengaku kerap menikmati makanan favorit ala Indonesia.

"Saya menyukai soto buatan ibu yang mendapat resep dari oma saya. Rasanya enak," terang Rowen.

Ibu Rowen asli berdarah Belanda. Rowen bergaris keturunan dari Indonesia dari sang ayah. "Ayah saya memang lahir di Belanda. Tapi, oma dan opa saya asli Indonesia. Mereka sudah lama menetap di Belanda," ujar Rowen.

Rowen juga menyimpan keinginan mengunjungi Indonesia. "Adik saya sudah pernah berlibur di Indonesia. Dari cerita dan foto dirinya, saya membayangkan Indonesia itu sangat indah," pungkas Rowen.



Share on: