Breaking News
Akui Dapat Gaji Rp 400 Juta Perbulan, Bagus Kahfi : Pajak nya 38 Persen     Presiden Madura United : Andai Pemerintah Tak Memberi Izin, Lebih Baik Liga 1 2021 Dibubarkan Saja     Terus Merugi, 5 Klub Liga 1 Desak PT LIB Untuk Segera Gulirkan Kompetisi     Dukung Tim Bulutangkis Indonesia, Eks Pemain Timnas Ini Pukul TV Pakai Raket     Pelatih Persela Ungkap Kelebihan Timnas di Era Shin Tae-yong    
Jelang Bergulir nya Liga 1, APPI Ingatkan PSSI Tentang Tunggakan Gaji Pemain
24 Juni 2021 | 19:11 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolalob.com ± 1 bulan yang lalu
159   x
Share on:
(Jelang Bergulir nya Liga 1, APPI Ingatkan PSSI Tentang Tunggakan Gaji Pemain) - @Bolalob.com - Logo Asosiai Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI
Keterangan gambar : Jelang Bergulir nya Liga 1, APPI Ingatkan PSSI Tentang Tunggakan Gaji Pemain Logo Asosiai Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI (Sumber gambar:@Bolalob.com)

APPI Ingatkan PSSI Soal Keputusan NDRC Tentang Tunggakan Gaji Pemain

Liga123 - Asosiai Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengatakan bahwa masih terdapat 112 Putusan National Dispute Resolution Chamber Indonesia (NDRC) yang belum terselesaikan. 

Banyak klub Liga 2 yang masih menunggak gaji pemain mereka, padahal musim kompetisi akan dimulai bulan depan.

Hal ini menjadi fokus oleh APPI karena adanya larangan pendaftaran pemain bagi klub-klub yang masih belum menunaikan Putusan NDRC Indonesia secara tuntas. Proses verifikasi yang berdasarkan aturan FIFA mengenai Club Licencing Regulation yang salah satu aspek nya ialah aspek Finansial dengan tidak adanya tunggakan gaji pemain juga tetap harus diperhatikan tidak terkecuali dalam kondisi saat ini.

Selama periode Desember 2019 hingga Juni 2021, NDRC telah mengeluarkan 115 Putusan mengenai tunggakan gaji pemain. Artinya hingga saat ini baru tiga kasus yang terselesaikan.

“Kami memberikan apresiasi kepada PSSI melalui Bapak Sekretaris Jenderal yang tetap berkomitmen agar Putusan NDRC Indonesia untuk dapat ditunaikan oleh klub-klub yang memiliki sengketa sebelum kompetisi dimulai atau bahkan di awal bulan depan. Kami akan menunggu realisasi dari komitmen tersebut dan juga secara proaktif akan tetap mengawal dengan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terkait, tidak terkecuali menjalin komunikasi dengan FIFPRO dan FIFA” ujar Andritany Ardhiyasa, Wakil Presiden APPI.

Tim-tim seperti PSPS Riau, Kalteng Putra, Perserang Serang, PSKC Cimahi, Sriwijaya FC, Persijap Jepara hingga PSM Makassar masih menunggak gaji para pemain mereka.

Walau PSM disebutkan sudah membayar sebagian dari hutang gaji mereka pada para pemain.

Klub sebenarnya memiliki waktu 45 hari untuk menyelesaikan masalah ini sejak putusan dirilis oleh NDRC. Andai saja belum selesai klub-klub itu tidak diperbolehkan mendaftar pemain baru untuk kompetisi Liga 1 dan 2.

Selain keterlambatan pembayaran gaji, beberapa pemain diputus kontraknya secara sepihak oleh klub.


Share on: