Breaking News
Kasus Ezra Walian Beres, PSSI Berpeluang Buka Kran Pemain Naturalisasi     Pertajam Lini Depan, Resmi MU Ikat Mantan Bomber Barito Putera     Kecewa dengan Oknum yang Rugikan Persipura, Jakcsen F Tiago Berfikir untuk Mundur     Dapat Restu dari FIFA, PSSI Pastikan Ezra Walian dapat Bela Timnas Indonesia     Setelah Lama Menghilang, Arema FC Berencana Kembali Gunakan Jasa Kurnia Meiga    
FIFPro Rilis Daftar 10 Negara Paling Sering Tunggak Gaji Pemain, Indonesia Lebih Baik dari Malaysia
17 Mei 2021 | 18:56 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolanas.com ± 28 hari yang lalu
283   x
Share on:
(FIFPro Rilis Daftar 10 Negara Paling Sering Tunggak Gaji Pemain, Indonesia Lebih Baik dari Malaysia) - @Antaranews.com - Ilustrasi logo asosiasi pesepak bola profesional, FIFPro.
Keterangan gambar : FIFPro Rilis Daftar 10 Negara Paling Sering Tunggak Gaji Pemain, Indonesia Lebih Baik dari Malaysia Ilustrasi logo asosiasi pesepak bola profesional, FIFPro. (Sumber gambar:@Antaranews.com)

FIFPro Rilis Daftar 10 Negara Paling Sering Tunggak Gaji Pemain, Indonesia ke Berapa?

Liga123 - Asosiasi Pesepakbola Profesional Dunia (FIFPro) baru saja merilis daftar negara dengan kasus penunggakan gaji pemain tertinggi di dunia.

Normalnya, di Indonesia sudah sering terjadi kasus sebuah klub menunggak gaji pemain.

Kasus ini hampir setiap tahunnya bisa ditemui di Indonesia.

Terbaru ada PSM Makassar yang diberitakan masih menunggak gaji pemainnya.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menyebut PSM Makassar sudah satu tahun menunggak gaji pemain.

Genaral Manager APPI, Ponaryo Astaman, berbicara pihaknya telah mendapat laporan dari pemain PSM.

"Iya memang ada pemain lokal yang masih menunggak gaji."

"Bahkan hampir semuanya itu mengajukan laporan ke APPI," ujar Ponaryo dikutip Bolanas dari BolaSport.com, Selasa (16/2/2021).

Dimana Sebelumnya, PSS Sleman juga pernah ditagih oleh eks legiun asingnya, Alfonso de la Cruz.

Ada juga klub Liga 2, Kalteng Putra yang diberitakan masih belum memenuhi hak pemain.

Meski kerap terjadi, namun rupanya Indonesia tak masuk ke dalam daftar 10 negara penunggak gaji pemain terbesar.

Hal tersebut diketahui melalui data yang baru-baru ini dirilis oleh FIFPro.

Dalam data tersebut FIFpro merilis daftar bantuan finansial untuk pesepakbola (FFP) dalam periode 1 Juli 2015 hingg Juni 2020.

Dana bantuan tersebut diberikan kepada pemain yang belum mendapatkan haknya dari klub.

Para pemain tersebut mengajukan permohonan tersebut melalu aplikasi FIFA FPP.

Yunani menjadi negara dengan laporan tertinggi.

Tercatat ada 291 laporan yang diterima oleh FIFPro dari Yunani.

Di posisi kedua, ada negara tetangga sekaligus rival Tim Nasional Indonesia yakni Malaysia.

Ada 147 kasus tunggakan gaji pemain yang tercatat di Malaysia.

Selanjutnya ada Turki, Russia, Romania, Portugal, Uruguay, Guatemala, Peru, dan Bolivia.

Sementara itu, Indonesia tak masuk ke dalam daftar 10 besar yang dirilis oleh FIFPro.


Share on: