Breaking News
Angka Covid-19 di Jateng Tinggi, Piala Walikota Solo Resmi Ditunda     Dapat Restu, Kiper Arema FC Selangkah Lagi Berkostum AHHA PS Pati FC     Shin Tae-yong : Jika Semua Bermain Seperti Asnawi, Sepak Bola Indonesia Akan Berubah     Kejutan, Persipura Tunjuk Putri Presiden Soekarno Jadi Ketua Dewan Pembina     AHHA PS Pati FC Kumpulkan Pemain Indisipliner Ini Komentar Atta Halilintar    
Buang Sampah Tanpa Dipilah, Asnawi Mangkualam dapat Masalah di Korea Selatan
16 Mei 2021 | 19:47 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaAsia - @Bolanas.com ± 1 bulan yang lalu
9 k   x
Share on:
(Buang Sampah Tanpa Dipilah, Asnawi Mangkualam dapat Masalah di Korea Selatan) - @Skor.Id - Asnawi Mangkualam Ketika Menjawab Pertanyaan dari Wartawan
Keterangan gambar : Buang Sampah Tanpa Dipilah, Asnawi Mangkualam dapat Masalah di Korea Selatan Asnawi Mangkualam Ketika Menjawab Pertanyaan dari Wartawan (Sumber gambar:@Skor.Id)

Gara-gara Sampah, Asnawi Mangkualam Dapat Masalah di Korea Selatan

Liga123 - Bek Tim Nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam, sempat mendapat masalah di Korea Selatan gara-gara masalah sampah.

Normalnya, Asnawi Mangkualam musim ini memberi keputusan untuk bergabung bersama klub kasta kedua Korea Selatan (K-League 2), Ansan Greeners.

Sudah dua bulan tinggal di Korea Selatan, Asnawi Mangkualam menceritakan dirinya sempat kesulitan beradaptasi.

Kendala bahasa menjadi ujian pertama bagi Asnawi di Korea Selatan.

Dilain sisi, masalah cuaca juga menjadi tantangan bagi eks bek PSM Makassar itu.

Asnawi sempat merasakan dinginnya cuaca di Negeri Gingseng itu.

Kendati Demikian, Asnawi mengaku sudah mulai beradaptasi dengan cuaca di sana.

Terlebih saat ini di Korea Selatan sudah mulai memasuki musim semi.

Tidak hanya dua hal tersebut, Asnawi juga mengaku sempat kebingungan masalah sampah.

Di Korea Selatan sendiri masalah sampah menjadi perhatian khusus.

Masyarakat diminta untuk mengelola sampah mereka sebelum dibuang.

Hal ini diakui Asnawi menjadi pengalaman baru baginya.

"Di sini (Korea Selatan) sampah itu harus dipisahkan," ujar Asnawi dikutip dari Instagram PSSI.

Asnawi mengaku awalnya ia tak mengetahui bahwa harus memisahkan sampah plastik, atau kertas.

"Pertama saya datang, saya campurkan semua sampah itu," ungkap Asnawi.

"Kalau di Indonesia kan bebas tidak ada aturan seperti itu."

"Tapi kalau di sini harus dipisahkan semua," imbuhnya.

Gara-gara hal tersebut, Asnawi mengaku sempat dimarahi oleh pihak apartemen tempat tinggalnya.

"Dulu sempat kena marah sama pihak apartemen," ungkap bek berusia 21 tahun itu.

Kendati Demikian, Asnawi mengaku hal tersebut kini sudah tak lagi menjadi masalah.

Ia mengaku telah belajar banyak soal pengelolaan sampah selama tinggal di Korea Selatan.

"Saya di sini sendiri, jadi harus ngumpulin dan mengatur sampah sendiri baru ditaruh ke tempat pembuangan," pungkasnya.


Share on: