Breaking News
Asnawi Mangkualam Tak Diturunkan, Ansan Greeners Ditahan Imbang Jeonnam Dragons     Akui Dapat Gaji Rp 400 Juta Perbulan, Bagus Kahfi : Pajak nya 38 Persen     Presiden Madura United : Andai Pemerintah Tak Memberi Izin, Lebih Baik Liga 1 2021 Dibubarkan Saja     Terus Merugi, 5 Klub Liga 1 Desak PT LIB Untuk Segera Gulirkan Kompetisi     Dukung Tim Bulutangkis Indonesia, Eks Pemain Timnas Ini Pukul TV Pakai Raket    
CEO dan Pelatih Bali United Beda Pendapat Perihal Degradasi
11 Mei 2021 | 20:20 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Football5star.com ± 3 bulan yang lalu
198   x
Share on:
(CEO dan Pelatih Bali United Beda Pendapat Perihal Degradasi) - @Football5star.com - CEO Bali United, Yabes Tanuri
Keterangan gambar : CEO dan Pelatih Bali United Beda Pendapat Perihal Degradasi CEO Bali United, Yabes Tanuri (Sumber gambar:@Football5star.com)

Yabes Tanuri Pastikan Bali United akan Selalu Dukung Putusan PSSI

Liga123 -   Di tengah gonjang-ganjing soal kompetisi Liga 1 2021 tanpa degradasi, sikap tegas diungkapkan CEO Bali United, Yabes Tanuri. Dia menegaskan, klubnya akan selalu menghomati dan menjunjung tinggi putusan PSSI.

Bagi Yabes, format kompetisi bukan hal penting bagi Serdadu Tridatu. Menurut dia, hal terpenting bagi anak-anak asuh Stefano Cugurra adalah fokus pada penampilan di lapangan. Dengan atau tanpa degradasi, Fadil Sausu dkk. harus selalu tampil apik.

“Kami menghargai dan akan menjalankan keputusan yang akan diambil oleh PSSI. Terpenting Bali United tetap akan fokus dan berusaha memberikan yang terbaik untuk suporter dalam setiap laga yang dijalankan,” urai Yabes Tanuri seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Bali United.

Yabes juga mengingatkan, hal terpenting bagi Sepakbola Indonesia saat ini adalah kompetisi bergulir kembali setelah setahun lebih terhenti karena pandemi. Apa pun format yang akhirnya diterapkan, hal paling utama adalah kompetisi Sepakbola di Indonesia kembali bergeliat.

“Harapannya adalah kompetisi bisa dijalankan dan Bali United bisa memberikan hasil yang terbaik di kompetisi tersebut,” kata Yabes.

Pelatih (Juru Taktik) Bali United Dukung Sistem Lama

Khusus mengenai format kompetisi, pandangan berbeda diungkapkan Pelatih (juru taktik) Stefano Cugurra. Dia cenderung memilih kompetisi dengan sistem lama yang menerapkan promosi dan degradasi. Pertimbangannya, sistem tanpa degradasi bisa menurunkan kualitas kompetisi.

“Saya pikir tidak bagus. Dari Liga 2 juga tentu berusaha untuk bisa naik 3 tim ke Liga 1. Kita semua tahu Sepakbola Indonesia sudah tidak ada kompetisi satu tahun. Andai saja tanpa degradasi tentu berpengaruh pada kualitas Sepakbola Indonesia,” kata Pelatih (juru taktik) yang membawa Serdadu Tridatu juara pada 2019 itu.

Perdebatan soal kompetisi tanpa degradasi saat ini terus bergulir. PSSI sejauh ini masih cenderung menerapkan kompetisi tanpa degradasi. Kendati Demikian, format itu dikritik beberapa klub. Di antaranya Persipura Jayapura dan Persib Bandung. Adapun klub-klub lain, termasuk Bali United, lebih bersikap akomodatif.

Putusan akhir mengenai format kompetisi Liga 1 2021 akan diambil pada Kongres PSSI yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei nanti. Saat itulah akan diketahui pasti apakah betul format tanpa degradasi yang diterapkan pada kompetisi mendatang.


Share on: