Breaking News
Kasus Ezra Walian Beres, PSSI Berpeluang Buka Kran Pemain Naturalisasi     Pertajam Lini Depan, Resmi MU Ikat Mantan Bomber Barito Putera     Kecewa dengan Oknum yang Rugikan Persipura, Jakcsen F Tiago Berfikir untuk Mundur     Dapat Restu dari FIFA, PSSI Pastikan Ezra Walian dapat Bela Timnas Indonesia     Setelah Lama Menghilang, Arema FC Berencana Kembali Gunakan Jasa Kurnia Meiga    
Sambut Liga 1, Persik Kediri Bidik Pemain Asing yang Belum Pernah Main di Indonesia
05 Mei 2021 | 22:32 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Skor.Id ± 1 bulan yang lalu
9 k   x
Share on:
(Sambut Liga 1, Persik Kediri Bidik Pemain Asing yang Belum Pernah Main di Indonesia) - @Skor.Id - Joko susilo dan Budi Sudarsono
Keterangan gambar : Sambut Liga 1, Persik Kediri Bidik Pemain Asing yang Belum Pernah Main di Indonesia Joko susilo dan Budi Sudarsono (Sumber gambar:@Skor.Id)

Persik Kediri Berburu Pemain Asing yang Belum Pernah Main di Indonesia untuk Liga 1

Liga123 - Meski belum ada kepastian soal regulasi kuota legiun asing untuk Liga 1 2021-2022, Persik Kediri sudah mulai "bergerak".

Pelatih (Juru Taktik) Persik, Joko Susilo sudah melakukan perburuan legiun asing guna melengkapi skuad yang akan berjuang pada Liga 1 2021-2022.

Gethuk, sapaan Joko Susilo mengaku sudah memiliki kriteria serta posisi legiun asing yang dibutuhkan Persik untuk Liga 1 2021-2022.

"Kami butuh di (posisi) striker, gelandang serang dan playmaker. Kita maksimalkan tiga asing bebas dan satu asia," ujar Joko Susilo.

Kebutuhan tim berulukan Macan Putih tu akan legiun asing hampir sama dengan komposisi legiun asing mereka pada Liga 1 2021.

Saat itu ada empat legiun asing yakni Ante Bakmaz (Australia), Nikola Asceric (Serbia), Gaspar Vega (Argentina) dan Jefferson Alves (Brasil).

Kendati Demikian, keempatnya tidak terlalu lama membela Persik, lantaran sejak kompetisi dihentikan mereka memilih hengkang.

Menatap musim ini, Joko Susilo memastikan legiun asing yang datang ke timnya merupakan legiun asing yang baru dan belum pernah bermain di Indonesia.

Dia beralasan, tidak mungkin dapat merekrut legiun asing yang sudah bermain di Indonesia karena hampir sebagian dari mereka sudah dikontrak oleh tim lain.

Untuk itu, Gethuk cenderung lebih memilih menggunakan jasa legiun asing yang belum pernah bermain di Indonesia.

Menurut eks Pelatih (juru taktik) Arema FC itu, keuntungannya adalah kekuatan timnya tidak mudah ditebak oleh lawan-lawan di Liga 1 2021-2022.

Kendati Demikian, ia memastikan nantinya legiun asing yang direkrut adalah legiun asing yang berkualitas.

"Kita tidak membeli kucing dalam karung, kalau iya kita ambil dan kalau enggak sesuai ya enggak kita ambil," Joko Susilo menambahkan.

Adapun Pelatih (juru taktik) berusia 50 tahun itu berharap, para legiun asing barunya sudah bisa bergabung pada latihan tim usai libur lebaran.


Share on: