Breaking News
Angka Covid-19 di Jateng Tinggi, Piala Walikota Solo Resmi Ditunda     Dapat Restu, Kiper Arema FC Selangkah Lagi Berkostum AHHA PS Pati FC     Shin Tae-yong : Jika Semua Bermain Seperti Asnawi, Sepak Bola Indonesia Akan Berubah     Kejutan, Persipura Tunjuk Putri Presiden Soekarno Jadi Ketua Dewan Pembina     AHHA PS Pati FC Kumpulkan Pemain Indisipliner Ini Komentar Atta Halilintar    
Lakukan Blunder Berujung Gol, Pelatih Persija Sebut Yann Motta Alami Kedala Komunikasi
23 Maret 2021 | 10:19 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolalob.com ± 3 bulan yang lalu
140   x
Share on:
(Lakukan Blunder Berujung Gol, Pelatih Persija Sebut Yann Motta Alami Kedala Komunikasi) - @Bolalob.com - Yann Motta bikin kesalahan besar di gol kedua PSM.
Keterangan gambar : Lakukan Blunder Berujung Gol, Pelatih Persija Sebut Yann Motta Alami Kedala Komunikasi Yann Motta bikin kesalahan besar di gol kedua PSM. (Sumber gambar:@Bolalob.com)

Bek Asing Persija Dapat Kritikan karena Buat Kesalahan di Gol Kedua PSM

Liga123 - Bek baru Persija Jakarta, Yann Motta, mendapatkan sorotan tajam setelah Macan Kemayoran takluk dari PSM Makassar di laga perdana Grup B Piala Menpora 2021. Persija takluk dengan skor 0-2 di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Senin (22/3/2021).

Persija Jakarta kebobolan pertama pada menit 45+1 lewat gol Patrich Wanggai. Motta yang berada dekat dengan Wanggai gagal menutup pergerakannya sehingga penyerang PSM itu bisa melepaskan tendangan kaki kirinya yang sukses berasarang ke gawang Andritany Ardhiyasa.

Di gol kedua, lagi-lagi ada andil kecerobohan Motta. Ada momen di mana Motta menunggu Andritany mengambil bola padahal ada pemain PSM, Yacob Sayuri, yang sedang mengejar bola. 

Alhasil, Yacob berhasil menguasai bola lalu menggocek Andritany dan menceploskan bola ke gawang Persija pada menit ke-67.
Pelatih (Juru Taktik) Persija, Sudirman, setuju bahwa ada yang salah dari kinerja Yann Motta.

Secara khusus, ia mengatakatakan bahwa gol kedua PSM seharusnya tak terjadi.

"Gol kedua kesalahan fatal dari Yann Motta. Kendala bahasa mungkin mempengaruhinya karena dia tak bisa bahasa Indonesia," ujar Sudirman dalam konferensi pers usai pertandingan.

"Di momen gol itu terjadi sebenarnya ada beberapa pemain yang teriak 'awas, awas ada lawan'. Tapi, karena dia tak mengerti maka terjadi gol itu. Seharusnya kesalahan itu tak terjadi kalau komunikasi lancar," ungkapnya lagi.


Share on: