Breaking News
Jelang Bergulir nya Liga 1, APPI Ingatkan PSSI Tentang Tunggakan Gaji Pemain     Putuskan Hengkang dari Persija, Followers Marc Klok di Instagram Turun Drastis     Hasil Undian Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 : Timnas Indonesia Bersua Taiwan     Hanya Bermain Imbang Kontra Sriwijaya FC Robert Alberts Akui Lini Depan Persib Masih Tumpul     Sambut Liga 1 dan Piala AFC, Persipura Pastikan Hanya akan Pakai 3 Pemain Asing    
Piala Menpora : Tanpa "King Eze", Bhayangkara Solo FC Andalkan Sang "Maestro"
13 Maret 2021 | 15:41 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Indosport.com ± 3 bulan yang lalu
114   x
Share on:
(Piala Menpora : Tanpa "King Eze", Bhayangkara Solo FC Andalkan Sang "Maestro") - @Indosport.com - Renan Silva tengah mengikuti sesi latihan Bhayangkara FC di Lapangan UNS, Solo, Maret 2021
Keterangan gambar : Piala Menpora : Tanpa "King Eze", Bhayangkara Solo FC Andalkan Sang "Maestro" Renan Silva tengah mengikuti sesi latihan Bhayangkara FC di Lapangan UNS, Solo, Maret 2021 (Sumber gambar:@Indosport.com)

Tanpa King Eze di Piala Menpora, Bhayangkara Berharap 'Magic' Renan Silva

Liga123 - Bhayangkara Solo FC hampir pasti tidak bisa menggunakan jasa penyerang asingnya, Ezechiel N'douassel pada Piala Menpora 2021.

Pemain asal Chad itu masih terkendala administrasi dan dalam proses penyelesaian, sehingga dikhawatirkan tidak tepat waktu tiba di Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan oleh Manajer Bhayangkara, I Nyoman Yogi Hermawan. Menurutnya, King Eze (sapaam Ezechiel) bisa saja tak didaftarkan di gelaran pramusim kali ini.

Kendati tanpa penyerang andalan, Pelatih (juru taktik) Bhayangkara, Paul Munster tidak terlalu ambil pusing. Ia fokus pada satu legiun asing lainnya yakni Renan Silva yang sudah kembali ke Indonesia dan bergabung di tim. Pemain yang dapat julukan "Maestro" ini diharapkan bisa jadi pembeda bagi bhayangkara Solo FC.

"Sekarang saya hanya fokus ke Renan, kami berusaha kembalikan kondisinya," tegas Paul Munster.  

Persiapan ke Liga 1

Selain Renan Silva, Bhayangkara juga masih menggunakan satu legiun asing lainnya yakni Lee Yu-jun. Gelandang asal Korea Selatan itu belum rampung proses Naturalisasinya, sehingga masuk ke slot pemain Asia. 

Paul Munster menyambut baik gelaran Piala Menpora, karena dinilai tepat untuk mengembalikan jiwa kompetitif pemain. Turnamen itu bagus untuk evaluasi dan persiapan menjelang Liga 1 yang rencananya dimainkan Juni mendatang.

"Turnamen ini bagus, jadi kami punya waktu untuk persiapan menuju liga karena itu sangat penting," ujar Pelatih (juru taktik) asal Irlandia Utara itu. 

"Turnamen ini juga bagus buat pemain, mereka butuh menit bermain dan mereka senang dengan hal itu. Ini tidak hanya bagus buat pemain tapi juga ke semua orang setelah setahun vakum, penggemar bisa menonton lagi di telivisi san semuanya senang," pungkas Paul Munster.


Share on: