Breaking News
Meski PPKM Diperpanjang, Persebaya Tetap Kebut Latihan     Hengkang dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Shin Tae-yong Resmi Gabung Klub K-League 2     Latihan Perdana Pasca Libur, 7 Pemain Persela Masih Absen     Bantu Korban Terdampak Covid-19, Mantan Pemain Espanyol Ini Lelang Sepatunya     Pelatih Asal Belanda Ini Ungkap Kesalahan Sepakbola Indonesia dan Malaysia    
Mengenal Aprisman Aranda, Wasit Termuda Pemilik Lisensi FIFA
21 Februari 2021 | 20:11 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Skor.Id ± 5 bulan yang lalu
292   x
Share on:
(Mengenal Aprisman Aranda, Wasit Termuda Pemilik Lisensi FIFA) - @goal.com - Aprisman Aranda Saat memimpin Laga Liga 1 2020
Keterangan gambar : Mengenal Aprisman Aranda, Wasit Termuda Pemilik Lisensi FIFA Aprisman Aranda Saat memimpin Laga Liga 1 2020 (Sumber gambar:@goal.com)

Cerita Perjalanan Karier Wasit FIFA Termuda yang Dimiliki Indonesia

Liga123 - Indonesia telah lama memiliki wasit yang telah mengantongi lisensi FIFA, tetapi yang termuda masih dipegang sosok satu ini hingga sekarang.

Hingga saat ini, Aprisman Aranda yang berusia 30 tahun masih menyandang gelar wasit FIFA termuda dari Indonesia.

Meski sudah mendaftar sejak 2012, Aprisman Aranda baru mendapat lisensi FIFA pada 2020. Tahun ini menjadi musim keduanya mengantongi lisensi FIFA.

"Dari 2018, sebetulnya saya sudah dimasukkan di 10 kategori wasit yang mau diseleksi untuk FIFA di Indonesia," ujar Aprisman Aranda.

"Tetapi saat itu mungkin belum rezeki, pada 2020-lah saya mendapatkan itu semua," ungkapnya menjelaskan.

Menurut Aprisman Aranda, dalam video yang diunggah via channel YouTube PSSI, wasit-wasit Indonesia tidak kalah kualitas dari pengadil di level Asia.

Sebab, tekanan psikologi dan di lapangan yang dirasakan para wasit Indonesia sewaktu memimpin pertandingan lebih berat ketimbang mereka yang dari negara lain di Asia.

Kendati Demikian, kendala bahasa yang mula-mula menjadi masalah bagi wasit-wasit Indonesia untuk dapat memimpin pertandingan di level internasional.

Untuk mendapat lisensi FIFA tersebut, Aprisman Aranda telah melewati perjalanan yang panjang dan tidak mudah. Bahkan, dia hampir undur diri dari dunia perwasitan pada 2012.

Penghasilannya sebagai guru honorer yang tidak terlalu baik, membuat Aprisman Aranda sempat berpikir dan bergerak mencari pekerjaan lain.

Dia memberi keputusan ikut tes karyawan di sebuah bank swasta. Lelaki yang lahir di Padang Panjang, Sumatra Barat itupun diterima sebagai pegawai.

Kendati Demikian takdir berkata lain. Aprisman Aranda hanya mampu menjalani karier sebagai pegawai bank selama empat hari.

Masuk pada Senin, ternyata dia resmi mengundurkan diri dari lembaha keuangan itu per Jum'at pada minggu yang sama.

Lelaki yang juga berprofesi sebagai dosen di sebuah universitas swasta itu akhirnya kembali lagi menjadi wasit.

"Kalau punya impian menjadi wasit, kita butuh pengorbanan yang besar," ujar Aprisman Aranda yang saat ini menetap di Medan, Sumatra Utara.


Share on: