Breaking News
Tak Penuhi Regulasi, PSSI Berikan Dispensasi Khusus pada Persiraja     Pentolan Suporter Sriwijaya FC Masih Ragukan Bergulir nya Liga 1 dan 2     Saddil Ramdani Puasa Cetak Gol, Lini Depan Sabah FC jadi Sorotan     Skuad Persipura Belum Vaksin, PT LIB Buka Suara     Polri Tegaskan Belum Beri Izin Penyelenggaraan Liga 1 2021/2022    
3 Bulan di Inggris Para Pemain Garuda Select 3 Dilatih Agar Tidak Muda Homesick
21 Februari 2021 | 12:40 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaEropa - @Bolalob.com ± 6 bulan yang lalu
1 k   x
Share on:
(3 Bulan di Inggris Para Pemain Garuda Select 3 Dilatih Agar Tidak Muda Homesick) - @Bolalob.com - Para Pemain Garuda Select 3 saat menjalani Latihan
Keterangan gambar : 3 Bulan di Inggris Para Pemain Garuda Select 3 Dilatih Agar Tidak Muda Homesick Para Pemain Garuda Select 3 saat menjalani Latihan (Sumber gambar:@Bolalob.com)

Jauh dari Keluarga, Pemain Garuda Select Dilatih Agar Tidak Mudah Homesick

Liga123 - Jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat bukan hal mudah bagi pemain muda. Pengalaman homesick ini juga dirasakan oleh para penggawa Garuda Select.

Sudah hampir tiga bulan sejak program Garuda Select angkatan ketiga dimulai di Inggris. Selama waktu tersebut Rafli Asrul dkk. harus membiasakan hidup mandiri. Terlebih lagi perasaan homesick atau rindu kampung halaman kerap dirasakan saat merantau.

Di luar waktu pertandingan dan latihan, segala kebutuhan pribadi mulai dari mengatur keuangan, membeli kebutuhan sehari-hari, hingga mencuci pakaian juga harus dilakukan sendiri. Beberapa pemain pun menceritakan pengalaman mereka hidup jauh dari keluarga.

"Untuk saya pribadi pastinya ini adalah hal yang baru. Terlebih lagi harus jauh dari orang tua, semuanya harus diurus sendiri. Belum lagi ketika kondisi badan drop karena lelah, saya jadi kadang sedih dan teringat rumah. Tetapi semua harus tetap dijalani dengan semangat," ujar penjaga gawang Adre Arido dalam laman resmi Garuda Select.

Bagi Faqih Maulana, ia sudah lebih punya pengalaman bersama Bhayangkara FC karena harus tinggal di mess pemain.

"Tantangannya mungkin hanya bagaimana mengatur keuangan karena di usia seperti saya tentu banyak keinginan yang harus diatur."

"Kalau soal tinggal jauh dari rumah, sudah agak terbiasa karena dulu pernah delapan bulan tingal di mess jadi agak terbiasa mencuci sendiri dan sebagainya," ujar Faqih.

Punggawa asing Garuda Select Elia Di Giuliomaria menganggap pengalaman hidup jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat merupakan bagian dari pembelajaran yang harus dihadapi. Terlebih lagi bila berkarier sebagai pemain bola profesional.

"Ini adalah pengalaman yang memang sudah ingin saya rasakan sejak lama. Saya harus melakukan semuanya sendiri jauh dari orang tua, termasuk membagi waktu antara belajar, latihan, dan bersantai," cerita pemain Como 1907 ini.


Share on: