Breaking News
Cerita Diego Michiels Tinggalkan Belanda Demi Timnas Indonesia     Pilar Asing Persela Ungkap Perbedaan Liga Malaysia dan Liga Indonesia     Tim Rival Akan Gelar TC 5 Agustus, Timnas Indonesia Masih Tunggu PPKM     Greysia/Aprian Raih Medali Emas, Klub Liga 1 Kompak Ucapkan Selamat     Greysia Polli/Apriyani Rahayu Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020    
Jika Sudah Kantongi Izin dari Pihak Kepolisihan, PT LIB Akan Gelar Liga 1 Pada Bulan Maret-November
19 Januari 2021 | 05:08 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolalob.com ± 7 bulan yang lalu
295   x
Share on:
(Jika Sudah Kantongi Izin dari Pihak Kepolisihan, PT LIB Akan Gelar Liga 1 Pada Bulan Maret-November) - @Bolalob.com - Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, dalam kegiatan Managers Meeting Liga 1 2020.
Keterangan gambar : Jika Sudah Kantongi Izin dari Pihak Kepolisihan, PT LIB Akan Gelar Liga 1 Pada Bulan Maret-November Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, dalam kegiatan Managers Meeting Liga 1 2020. (Sumber gambar:@Bolalob.com)

PT Liga Indonesia Baru (LIB) Proyeksikan Liga 1 2021 Berlangsung Maret-November

Liga123 - Klub peserta Liga 1 sepakat menghentikan kompetisi musim 2020 dan meminta PT Liga Indonesia Baru ( PT Liga Indonesia Baru (LIB)) menyiapkan musim baru 2021. Keputusan itu diambil dalam owners meeting klub Liga 1 bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI yang diadakan secara virtual pada Jum'at (15/1/2021).

Dengan adanya keputusan tersebut, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memproyeksikan Liga 1 2021 akan berlangsung mulai Maret dan berakhir pada November.

Kendati Demikian hal itu masih bergantung dengan izin dari kepolisian yang sampai saat ini belum juga didapatkan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Itu proyeksi kalau izinnya sudah keluar. Kalau sudah diizinkan. Prioritas utama kami dapatkan izin," ujar Direktur Operasional LIB, Sudjarno.

"Kalau izin sudah ada, skema apapun, format apapun, waktunya kapan bisa kami lakukan langkah-langkahnya," ujarnya menambahkan.

Dalam owners meeting tersebut sejumlah klub juga mengusulkan penghapusan sistem degradasi.

Saran itu datang dari PSM Makassar, dan didukung oleh Barito Putera, Bhayangkara Solo FC, Persita Tangerang, serta PS Sleman.

Masukan-masukan dari klub itu akan dilaporkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada PSSI untuk dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) yang dijadwalkan berlangsung Rabu (20/1/2021).

Nantinya, induk Sepakbola di Tanah Air itu akan memberi keputusan untuk mengesahkan atau tidak usulan-usulan dari klub. 

PSSI juga bakal melihat situasi terkini COVID-19 di Tanah Air dalam menentukan apakah kompetisi 2020 tetap dijalankan atau tidak.


Share on: