Breaking News
Cerita Diego Michiels Tinggalkan Belanda Demi Timnas Indonesia     Pilar Asing Persela Ungkap Perbedaan Liga Malaysia dan Liga Indonesia     Tim Rival Akan Gelar TC 5 Agustus, Timnas Indonesia Masih Tunggu PPKM     Greysia/Aprian Raih Medali Emas, Klub Liga 1 Kompak Ucapkan Selamat     Greysia Polli/Apriyani Rahayu Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020    
Pelatih Asal Spanyol Ini Ungkap Sisi Positif dan Negatif Sepak Bola Indonesia
17 November 2020 | 11:15 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Football5star.com ± 9 bulan yang lalu
111   x
Share on:
(Pelatih Asal Spanyol Ini Ungkap Sisi Positif dan Negatif Sepak Bola Indonesia) - @Football5star.com - Rafael Berges pelatih Badak Lampung
Keterangan gambar : Pelatih Asal Spanyol Ini Ungkap Sisi Positif dan Negatif Sepak Bola Indonesia Rafael Berges pelatih Badak Lampung (Sumber gambar:@Football5star.com)

Eks Pemain Liga Spanyol: Sepak Bola di Indonesia Gila, Tapi..


Liga123 -   Eks pemain Liga Spanyol, Rafael Berges menyebut bahwa Sepakbola Indonesia sebenarnya memiliki banyak hal positif. Pelatih (Juru Taktik) Badak Lampung itu misalnya menyebut soal antusiasme para pendukung klub di Liga Indonesia.


“Penggemarnya luar biasa. Semua permainan hampir disiarkan televisi. Liga Spanyol dan Liga Inggris juga diikuti di Indonesia. Mereka tahu segalanya dengan sempurna tentang Sepakbola Spanyol. Sepak bola adalalah kegemaran di sana. Itu membuatnya gila,” ucap Berges seperti dikutipFootball5star.com dari sevilla.abc, Senin (16/11/2020).


Lebih jauh Berges mengatakan bahwa hal yang mencolok baginya soal kekurangan pihak Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI. Meski Berges tak menjabarkan secara spesifik kekurangan yang ia maksud.


“Saya berada di klub yang saat ini berjuang di tengah pandemi. Pandemi juga mengubah sistem kompetisi di sana. Federasi di sana memiliki kekurangan. Untuk tim promosi ke level tertinggi hanya dua tim,”


“Ada banyak sekali stadion. Seperti Halnya, pertandingan persahabatan ditangguhkan untuk kami di pramusim dan berlangsung di lapangan netral. Lalu ada lima ribu orang tetap berusaha menonton di stadion. Sungguh gila bagaimana mereka mengikuti Sepakbola.”


Kendati Demikian Berges yang pernah merumput di Celta Vigo itu kemudian memaparkan soal perbedaan kualitas kompetisi di Indonesia dibanding negara-negara lain.


“Tidak sama tentu saja. Jelas ada perbedaan dalam hal level. Di sana masih memiliki cukup banyak kekurangan dalam hal Pelatihan. Sekarang LaLiga memiliki akademi di Jakarta,” kata Berges.


“Ketika saya pergi ke sana di tahun pertama, saya mengerti mengapa pada sisi bisnis, mereka meletakkan jadwal Barcelona vs Real Madrid di waktu yang tepat untuk orang Asia bisa menonton,”


Rafael Berges Martín datang ke Indonesia pada 2018 dan melatih Mitra Kukar. Ia direkrut tim asal Kalieks itu dari klub Logrones. Pada awal Liga 1 2021, ia pindah ke tim Badak Lampung yang bermain di Liga 2.



Share on: