Breaking News
Kondisi Mental Para Pemain nya Terganggu, Ini yang Dilakukan Pelatih Persipura     AFC Berencana Lakukan Drawing Ulang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Ini Respon PSSI     Nostalgia Eks Kiper Sampdoria di Kandang 'Macam Putih'     Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Kiper Borneo : Sepakbola Adalah Kehidupan Banyak Orang     Kompetisi Tak Kunjung Bergulir, Eks ketum PSSI Buka Suara    
Arema FC : Jika Tak Ada Kompetisi, Takutnya Timnas Jadi Bulan-Bulanan di SEA Games
17 Februari 2021 | 05:27 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @kompas.com ± 5 bulan yang lalu
122   x
Share on:
(Arema FC : Jika Tak Ada Kompetisi, Takutnya Timnas Jadi Bulan-Bulanan di SEA Games) - @kompas.com - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
Keterangan gambar : Arema FC : Jika Tak Ada Kompetisi, Takutnya Timnas Jadi Bulan-Bulanan di SEA Games General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (Sumber gambar:@kompas.com)

Andai saja Liga 1 Tak Segera Digelar, Arema FC Takut Tim Nasional Indonesia Jadi Bulan-Bulanan di SEA Games 2021

Liga123 - General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, berharap, kompetisi Liga 1 musim ini dapat secepatnya digulirkan agar performa Tim Nasional Indonesia tak kedodoran di SEA Games 2021.

Dimana Sebelumnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memberikan pemaparan terkait rencana penyelenggaraan kompetisi Sepakbola kepada pihak kepolisian.

Rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan pihak kepolisian itu digelar pada Rabu (10/2/2021).

Arema FC pun percaya pemaparan yang diberikan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah cukup baik untuk meyakinkan kepolisian.

“Sebetulnya sudah menjadi gambaran simulasi walaupun belum sempurna mungkin hanya sedikit-sedikit. Semoga bisa menjadi pertimbangan stakeholder Polri untuk mengukur,” ujar General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, kepada Kompas.com, Senin (15/2/2021).

“Tinggal yang harus dipoles pernyataan dari ketua umum PSSI soal nobar (nonton bareng) yang tidak diperbolehkan,“ imbuhnya.

Ruddy Widodo berbicara, kompetisi Sepakbola Indonesia harus sesegera mungkin digulirkan kembali.

Terlepas dari kebutuhan perputaran roda industri, menurut Ruddy, kompetisi bakal mengambil peran besar pada performa Tim Nasional Indonesia di SEA Games 2021.

“Kami, Arema FC sebagai insan Sepakbola ini merinding," ujar Ruddy.

"Dalam artian, Sepakbola ini kan suka tidak suka adalah olahraga yang paling digandrungi di dunia, khususnya di Asia Tenggara ini. Nah, sedangkan Sepakbola ini tidak bisa instan."

“Takutnya lama tidak ada kompetisi, Tim Nasional ini jadi bulan-bulanan di SEA Games,” tutur dia.

Ruddy Widodo menilai, sebagus apa pun program Training Camp (TC) Tim Nasional Indonesia yang dijalankan pemerintah, tetap saja kalah efektif dari kompetisi.

Menurut Ruddy, pemain Tim Nasional memang bisa dihadapkan dengan berbagai macam pertandingan Ujicoba /Training Match.

Kendati Demikian, lemahnya rasa persaingan dan keinginan untuk menang dalam laga Ujicoba /Training Match membuat pemain tidak terasah secara maksimal.

Dia menjelaskan, masalah performa Tim Nasional Indonesia tidak sesepele kedengarannya.

Sebab, Sepakbola kini bukan hanya media hiburan masyarakat, tapi juga ada kebangaan dan harga diri.

Terlebih, Tim Nasional Indonesia akan mengikuti kompetisi antar negara dengan pertaruhan gengsi yang cukup besar seperti SEA Games.

“Nah itu kita harus mempersiapkan diri, begitu tampil di SEA Games, Tim Nasional tidak ada prestasi semuanya mencibir, itu jangan sampai,“ tegasnya.

Oleh karena itu, Ruddy Widodo berharap, pihak keamanan sesegera mungkin mengeluarkan izin kompetisi.

Terlebih lagi, waktu yang dimiliki Tim Nasional Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2021, sudah tidak banyak lagi.

“Ya bahasanya kemarin kan pemaparan PSSI dikaji lebih dalam oleh Polri, mudah-mudahan izin kompetisi bisa keluar,” kata pria asal Madiun itu.

“Test case-nya bisa turnamen atau apalah, yang penting kegiatan Sepakbola itu harus disegerakan karena tidak bisa langsung instan.”

“Terlebih lagi, tuan rumahnya Vietnam, kemarin kan finalis bersama Tim Nasional Indonesia dan kompetisi tidak berhenti pula,” tutur General Manajer Arema FC itu menambahkan.


Share on: