Breaking News
Kondisi Mental Para Pemain nya Terganggu, Ini yang Dilakukan Pelatih Persipura     AFC Berencana Lakukan Drawing Ulang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Ini Respon PSSI     Nostalgia Eks Kiper Sampdoria di Kandang 'Macam Putih'     Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Kiper Borneo : Sepakbola Adalah Kehidupan Banyak Orang     Kompetisi Tak Kunjung Bergulir, Eks ketum PSSI Buka Suara    
Persela dan PSIS Satu Hati, Ijinkan Pemain nya Tarkam
16 November 2020 | 05:07 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 9 bulan yang lalu
449   x
Share on:
(Persela dan PSIS Satu Hati, Ijinkan Pemain nya Tarkam) - @Bolasport.com - Para Pemain Persela Saat Menjalani Latihan Perdana
Keterangan gambar : Persela dan PSIS Satu Hati, Ijinkan Pemain nya Tarkam Para Pemain Persela Saat Menjalani Latihan Perdana (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Sependapat dengan PSIS, Persela Izinkan Pemain Main Tarkam


Liga123 - Pelatih (Juru Taktik) Persela Lamongan, Nil Maizar memberikan izin bagi pemainnya yang ingin bermain di gelaran Sepakbola tarkam(antar kampung).


Keputusan Nil ini didasari karena situasi kompetisi yang tidak jelas.


Seperti yang diketahui lanjutan Liga 1 2021 hingga sekarang belum bisa dilanjutkan.


Rencananya kompetisi baru bisa digulirkan pada Februari tahun depan.


Sambil menunggu waktu itu tiba, Nil memberikan kebebasan bagi para pemainnya.


Pemain pun tak dilarang jika ingin bermain tarkam.


"Kami persilahkan saja," ujar Nil, dikutip BolaSport.com dari Tribun Jatim.


"Kembali ke pribadi masing-masing.


"Dalam kondisi seperti ini, kami tidak bisa (terlalu ketat), kami jalan saja seperti air mengalir," ujarnya.


Dengan itu, hal serupa juga dikatakan kapten Persela, Eky Taufik Febrianto.


Menurut Eki justru tarkam bisa memberikan beberapa manfaat bagi para pemain.


Contohnya yaitu pemain bisa menjaga sentuhan bolanya.


Selain itu pemain juga dapat sekaligus menjaga fisiknya.


"Menurut saya sah-sah saja, mengingat sampai saat ini kondisi Sepakbola Indonesia masih kayak gini, gak ada kejelasan," ucap Eky.


"Untuk menjaga kondisi dan feeling ball juga, felling pertandingan, itu harus dijaga," ungkapnya.


Sementara itu, sebelum Persela ada PSIS yang juga mengizinkan pemainnya main tarkam.


Dikatakan Wahyu Winarto selaku Manajer Umum PSIS, izin diberikan karena saat ini sedang dalam situasi yang tidak biasa.


"Ya memamng sikap manajemen tegas, sebetulnya kalau masih dalam ranah kontrak seharusnya tidak boleh bermain tarkam," ujar Wahyu.


"Cuma dalam kondisi force majeure ini kami ada toleransi sedikit, anak-anak juga mungkin butuh pemasukan," tuturnya.



Share on: