Breaking News
Presiden Madura United : Andai Pemerintah Tak Memberi Izin, Lebih Baik Liga 1 2021 Dibubarkan Saja     Terus Merugi, 5 Klub Liga 1 Desak PT LIB Untuk Segera Gulirkan Kompetisi     Dukung Tim Bulutangkis Indonesia, Eks Pemain Timnas Ini Pukul TV Pakai Raket     Pelatih Persela Ungkap Kelebihan Timnas di Era Shin Tae-yong     Pemain Keturunan Jawa-Belanda Meninggal, Real Madrid dan Ajax Amsterdam Ucapkan Pesan Belasungkawa    
Jadi Perantara, Kapten Persela Ini Mengaku Pusing
15 Februari 2021 | 10:25 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 6 bulan yang lalu
101   x
Share on:
(Jadi Perantara, Kapten Persela Ini Mengaku Pusing) - @Bolasport.com - Eky Taufik Febrianto Kapten Persela Lamongan
Keterangan gambar : Jadi Perantara, Kapten Persela Ini Mengaku Pusing Eky Taufik Febrianto Kapten Persela Lamongan (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Kapten Persela Harap-harap Cemas Menanti Kontrak dari Manajemen

Liga123 - Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto, mengaku mulai resah menanti kepastian kontrak dari manajemen.

Eky berbicara, hingga saat ini manajemen Laskar Joko Tingkir masih belum mengajak komunikasi perihal perpanjangan kontrak.

Padahal, masa kontrak sebagaian besar pemain Persela akan segera habis pada akhir Februari.

“Kontrak saya habis bulan ini, sampai saat ini belum ada komunikasi lagi. Mungkin menunggu kepastian jadwal, kami juga belum tahu kapan pastinya,“ kata pemain berusia 29 tahun dikutip dari KOMPAS.com.

“Jadi, kami masih menunggu dan tidak tahu kapan. Sampai saat ini masih belum ada omongan sama manajemen,” imbuhnya

Meski belum disodori kontrak baru, Eky Taufik enggan beprasangka buruk.

Pemain terlama skuad Persela ini memilih tetap mencoba berfikir positif.

Eky tak memungkiri sempat gelisah ketika rekan-rekan setimnya menanyakan perihal nasib mereka di Persela.

Sebagai kapten tim, ia mengaku sering menjadi perantara komunikasi antara pemain dan manajemen.

Eky meyakini situasi dan kondisi tak menentu saat ini membuat manajemen berhati-hati dalam melangkah.

Menurutnya, selain faktor karena krisis finansial akibat pandemi, manajemen mungkin masih menanti kepastian kompetisi musim 2021.

“Pusing sekali kalau ditanya soal tim, mood saya langsung turun. Paling sedih saya kalau ditanya tim, masalah gaji, masalah perpanjangan, wes bingung semua saya,” tutur pemain asal Sragen tersebut.

“Kendati Demikian, saya jawab apa adanya. Kalau memang belum ada informasi dari manajemen yang saya sampaikan belum ada info, begitu saja.”

“Manajemen belum memberikan informasi ya saya tidak berani memberikan informasi. Masalahnya, saya juga hanya perantara manajemen ke pemain,” imbuhnya.


Share on: