Breaking News
PT LIB : Seluruh Klub Telah Menyatakan Kesiapannya Liga 1 Bergulir 20 Agustus 2021     Satgas Covid-19 Siap Beri Sanksi Klub Liga 1 yang Langgar Prokes     Dipanggil Legenda, Eks Pemain Timnas Ini Akui Kurang Nyaman     Tak Dapat Izin Saddil Ramdani Batal Gabung Klub K League 1     Sambut HUT Tim Singo Edan Ke 34, Bos Arema FC Bagikan 1000 Paket Sembako    
Jalani Latihan Intensitas Tinggi, Pemain Garuda Select Rasahkan Perbedaan Besar
14 Januari 2021 | 06:06 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaEropa - @Bolalob.com ± 7 bulan yang lalu
96   x
Share on:
(Jalani Latihan Intensitas Tinggi, Pemain Garuda Select Rasahkan Perbedaan Besar) - @Bolalob.com - Para Pemain Garuda Select angkatan ketiga.
Keterangan gambar : Jalani Latihan Intensitas Tinggi, Pemain Garuda Select Rasahkan Perbedaan Besar Para Pemain Garuda Select angkatan ketiga. (Sumber gambar:@Bolalob.com)

Bedanya Latihan di Inggris dan Indonesia, Ini Kata Pemain Garuda Select III

Liga123 - Garuda Select angkatan ketiga sudah menjalani latihan di Inggris selama satu bulan. Anak-anak Indonesia pun merasakan betul perbedaannya jika dibandingkan dengan pengalaman di kampung halaman.

Sebanyak 21 pemain lolos seleksi untuk mengikuti program Garuda Select musim ini. Ada tiga pemain yang merupakan pemain Garuda Select angkatan kedua. Sementara 18 yang lain mendapatkan pengalaman baru berlatih Sepakbola di luar negeri.

Intensitas latihan dan jaga makanan menjadi dua hal utama yang sangat berbeda bila dibandingkan dengan latihan di Indonesia.

"Perbedaan sangat terasa terutama di intensitas latihan. Di Inggris, intensitas lebih tinggi dan keras. Dilain sisi, soal makanan juga sangat diperhatikan dimana menu yang disajikan bergizi untuk atlet."

"Disiplin jadi hal nomor satu di sini, baik di dalam maupun luar lapangan," ujar Dustin Pratama Bramantio, salah satu bek Garuda Select, dalam laman resmi program tersebut.

Fisik merupakan fokus utama para Pelatih (juru taktik) kepada pemain Garuda Select. Harus diakui postur tubuh mereka kalah dibandingkan pemain dari Eropa. Hal ini tampak dalam laga pertamamelawan Port Vale.

"Selama di sini latihan lebih ketat dan kesalahan harus diminimalisir. Fisik pemain juga lebih diperhatikan agar para pemain bisa tampil kuat hingga peluit panjang dibunyikan," ujar Roki.

"Tim Pelatih (juru taktik) di sini sangat teliti. Ketika melakukan kesalahan, Pelatih (juru taktik) langsung memberikan koreksi dan pemain harus segera memperbaikinya. Saya merasakan banyak perkembangan terutama dari segi fisik dan teknik. Saya juga lebih paham peran seorang gelandang bertahan," jelas Noval Junior Iskandar.

Sementara itu, Ibnul Mubarak, pemain yang mendapat pujian dari Dennis Wise usai laga menghadapi Port Vale bercerita porsi latihan Garuda Select lebih padat dibandingkan dengan di Indonesia.

"Saya harus kerja keras dan tanggung jawab untuk mengikuti metode latihan yang diberikan Pelatih. Sangat beda jauh, di Indonesia bersama SSB saya latihan seminggu tiga kali, sementara di Garuda Select sehari dua kali," ucap Ibnul Mubarak.


Share on: