Breaking News
Presiden Madura United : Andai Pemerintah Tak Memberi Izin, Lebih Baik Liga 1 2021 Dibubarkan Saja     Terus Merugi, 5 Klub Liga 1 Desak PT LIB Untuk Segera Gulirkan Kompetisi     Dukung Tim Bulutangkis Indonesia, Eks Pemain Timnas Ini Pukul TV Pakai Raket     Pelatih Persela Ungkap Kelebihan Timnas di Era Shin Tae-yong     Pemain Keturunan Jawa-Belanda Meninggal, Real Madrid dan Ajax Amsterdam Ucapkan Pesan Belasungkawa    
Ditengah Vakum nya Kompetisi, Mochamad Iriawan Sebut Ada Pemain yang Jadi Tukang Ojek Sampai Tarkam
12 Februari 2021 | 06:09 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Football5star.com ± 6 bulan yang lalu
164   x
Share on:
(Ditengah Vakum nya Kompetisi, Mochamad Iriawan Sebut Ada Pemain yang Jadi Tukang Ojek Sampai Tarkam) - @Football5star.com - Ketum PSSI Mochamad Iriawan
Keterangan gambar : Ditengah Vakum nya Kompetisi, Mochamad Iriawan Sebut Ada Pemain yang Jadi Tukang Ojek Sampai Tarkam Ketum PSSI Mochamad Iriawan (Sumber gambar:@Football5star.com)

Ketum PSSI Soal Ada Pemain Mengojek: Mereka Butuh Makan!

Liga123 - Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku kalau ada pemain yang sampai mengojek untuk menyambung hidup. Hal itu setelah sampai saat ini kompetisi Sepakbola di Indonesia masih belum menemui titik terang.

Sepak bola memang jadi mata pencaharian utama bagi banyak pemain di Indonesia. Begitu tak ada kompetisi, otomatis pemasukan mereka pun berkurang bahkan sampai tak ada. Situasi bertambah sulit dengan adanya pandemi Covid19.

Mochamad Iriawan menyebut PSSI mengetahui ada banyak pemain yang terlantar akibat semua ini. Bahkan, banyak pemain yang menjadi banting setir menjadi pengemudi ojek daring untuk menyambung hidup.

“Jangankan main di luar negeri, kompetisi tak ada ini bikin anak-anak ada yang mengojek, jualan, apapun ada. Bahkan main antarkampung. Kami kan hanya mengimbau, tapi mereka butuh makan,” ungkap Iriawan kepada awak media.

PSSI, kata Iriawan, sangat berharap agar kepolisian benar-benar memperhatikan Sepakbola Indonesia. Karena, menurutnya banyak orang yang hidupnya bergantung dengan dunia si kulit bundar.

“Jadi, kami sangat memohon doanya. Mudah-mudahan kepolisian bisa kasih izin buat Liga 1. Izinnya belum keluar, tadi kami sudah rapat di Kemenpora,” pungkas eks Kapolda Metro Jaya itu.

Ketum PSSI juga beberapa kali menyebut tak adanya kompetisi juga snagat berpengaruh dengan Tim Nasional Indonesia. Bahkan fisik pemain disebutnya sangat anjlok saat kembali berlatih di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).


Share on: