Breaking News
Cerita Diego Michiels Tinggalkan Belanda Demi Timnas Indonesia     Pilar Asing Persela Ungkap Perbedaan Liga Malaysia dan Liga Indonesia     Tim Rival Akan Gelar TC 5 Agustus, Timnas Indonesia Masih Tunggu PPKM     Greysia/Aprian Raih Medali Emas, Klub Liga 1 Kompak Ucapkan Selamat     Greysia Polli/Apriyani Rahayu Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020    
Persipura Bubar, Ponaryo Astaman Bicara Hak Pemain
11 Januari 2021 | 14:32 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Skor.Id ± 7 bulan yang lalu
268   x
Share on:
(Persipura Bubar, Ponaryo Astaman Bicara Hak Pemain) - @Skor.Id - Ponaryo Astaman Selaku General Manager APPI
Keterangan gambar : Persipura Bubar, Ponaryo Astaman Bicara Hak Pemain Ponaryo Astaman Selaku General Manager APPI (Sumber gambar:@Skor.Id)

Tim Sudah Bubar, GM APPI Ingatkan Kontrak Pemain Persipura

Liga123 - Sudah dua klub Liga 1 2021 yang memilih untuk membubarkan tim, salah satunya adalah Persipura Jayapura dan APPI pun bertemura soal kontrak pemain.

Manajemen Persipura Jayapura membubarkan timnya lantaran memiliki masalah finansial, karena sponsor utama mereka Bank Papua menarik diri.

General Manajer Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman bertemura.

Menurut Ponaryo, dia tidak mempermasalahkan pembubaran tim Persipura sebab kompetisi juga tak ada kejelasan.

Kendati Demikian, Ponaryo berbicara ada hal yang harus diperhatikan Persipura pascamembubarkan timnya.

Yang paling utama adalah pemain yang kontraknya masih berlaku bersama tim berjulukan Mutiara Hitam tersebut.

"Pertama, kontrak berjalan dengan pemain. Kedua, kesepakatan atau persetujuan kedua pihak (klub dan pemain) tentang pengakhiran kontrak," ujar Ponaryo saat dihubungi awak media.

"Selama bubar ini disertai dengan kesepakatan pengakhiran kontrak antara pemain dan klub, ya tidak masalah."

"Beda cerita kalau bubar ini hanya statemen saja, tanpa diikuti tindakan hukum (berupa kesepakatan pengakhiran kontrak)," ucap Ponaryo.

Normalnya, mayoritas kontrak pemain Persipura sudah selesai pada Desember 2020. Kendati Demikian diyakini pula masih ada pemain yang terikat kontrak.

"Untuk yang kontraknya berdurasi panjang (misal 2-5 tahun), perlu diteliti lagi," ungkap Ponaryo

"Tanpa kesepakatan, otomatis (kontrak) itu tetap berlaku. Karena pemain tidak bisa bebas pindah klub karena secara hukum masih terikat kontrak."

"Tetapi di saat bersamaan juga, mereka tetap berhak mendapatkan upah sebagai haknya," tuturnya.

Ponaryo Astaman pun berbicara, itulah pentingnya kesepakatan antara kedua belah pihak.

Itu baik berupa pengakhiran kontrak atau penyesuaian upah untuk pemain yang kontraknya berdurasi panjang.

Manajemen Persipura menyebut kalau Bank Papua masih berutang sebera Rp5 Miliar ke mereka.

Baru-baru ini, Bank Papua memberi respons akan melanjutkan kerja sama jika kompetisi Liga 1 berjalan.


Share on: