Breaking News
PT LIB : Seluruh Klub Telah Menyatakan Kesiapannya Liga 1 Bergulir 20 Agustus 2021     Satgas Covid-19 Siap Beri Sanksi Klub Liga 1 yang Langgar Prokes     Dipanggil Legenda, Eks Pemain Timnas Ini Akui Kurang Nyaman     Tak Dapat Izin Saddil Ramdani Batal Gabung Klub K League 1     Sambut HUT Tim Singo Edan Ke 34, Bos Arema FC Bagikan 1000 Paket Sembako    
Cinta Indonesia, Pemain Asal Kanada Ini Berharap Bisa Main di Liga 1
09 Februari 2021 | 09:09 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaAsia - @Indosport.com ± 6 bulan yang lalu
345   x
Share on:
(Cinta Indonesia, Pemain Asal Kanada Ini Berharap Bisa Main di Liga 1) - @Indosport.com - Alexander Weber, Pesepakbola Asli Kanada Saat Bermain di Bali
Keterangan gambar : Cinta Indonesia, Pemain Asal Kanada Ini Berharap Bisa Main di Liga 1 Alexander Weber, Pesepakbola Asli Kanada Saat Bermain di Bali (Sumber gambar:@Indosport.com)

Alexander Weber, Pesepak Bola Asli Kanada yang Cinta Dengan Indonesia

Liga123 - Mengenal sosok Alexander Weber, salah satu pesepakbola asli Kanada yang mengaku jatuh hati dan cinta dengan Indonesia. Seperti apa kisahnya?

Bukan jadi rahasia umum lagi, jika Indonesia memiliki ragam cara dan tempat yang bisa memikat para wisatawan asing untuk berkunjung bahkan akhirnya memberi keputusan pindah kewarganegaraan.

Dari sekian banyak tempat, Pulau Bali jadi salah satu destinasi yang dianggap sebagai surga para pelancong luar negeri lantaran keindahan alam yang terbentang hampir di setiap daerah.

Bahkan tak cuma turis biasa, para atlet lapangan dunia hijau pun mengaku kesemsem dengan keindahan pulau berjuluk Dewata ini. Salah satunya adalah Ruud Boymans, pesepakbola asal Belanda sekaligus eks pemain terbaik Jupiler League.

Disebutkan bahwa, Ruud Boymans pernah mengunjungi Bali beberapa waktu lalu saat musim kompetisi Liga Belanda sedang libur, dan hal tersebut membuatnya ingin pindah ke Indonesia serta memperkuat Bali United suatu saat nanti.

Keindahan Pulau Bali pula yang membuat penyerang muda asal Kanada, Alexander Weber, jadi betah di Indonesia dan merasa cinta dengan Tanah Air.

Dalam satu kesempatan wawancara dengan INDOSPORT, pemain berusia 20 tahun itu menyukai Indonesia khususnya Bali, lantaran kondisi alam yang indah serta keramahan warga lokal yang membuatnya nyaman.

“Saya sebenarnya tidak punya darah Indonesia sama sekali, saya hanya di besarkan disini. Walau hatiku Indonesia, keturunanku 100% Canada,” ujar Alexander Weber yang terlihat fasih berbahasa Indonesia.

“Saya dari umur 15 di Bali. Yang membuat aku suka dengan Indonesia terutama adalah orang-orangnya yang sangat baik dan ramah, dan tentu juga pantainya yang indah serta ombak yang bagus sekali untuk surfing,”

“Cuacanya juga jauh lebih bagus daripada Kanada yang dingin terus, disini bisa main bola di luar sepanjang tahun. Kalau di Kanada, 8 bulan per tahun mainnya di dalam gara-gara di luar lapangan semua diselimuti salju,” tambah Alex sembari tertawa.

Berbekal kemampuan olah bola mumpuni dan wajah yang paling menonjol, sosok Alexander Weber ini jadi mudah dikenali saat bermain di beberapa kompetisi junior di Bali.

Meski memiliki kualitas, namun Alexander Weber belum bisa mendapat kontrak resmi dari klub Indonesia sampai saat ini. Kenyataannya, PSSI mengharuskan para legiun asing yang ingin mentas di Liga Indonesia harus pernah berkarir di luar negeri.

Walau belum gagal memperkuat tim lokal Liga Indonesia, namun Alexander Weber sempat masuk dalam skuad Bali United Youth beberapa tahun lalu, bahkan dirinya didaftarkan atas rekomendasi Pelatih (juru taktik) asal Austria, Hans-Peter Schaller.

Dengan kondisi Alexander Weber yang masih berstatus sebagai warga negara Kanada, pada musim 20/21 ini Weber pun memilih bergabung dengan Assalam FC, salah satu kontestan kasta teratas (divisi tertinggi) Liga Timor Leste demi mendapat jam terbang serta kontrak professional pertama dalam karirnya.

“Untuk kontrak pro, ini (Assalam FC) yang pertama. Belum pernah ada tawaran dari klub Indonesia, karena peraturan PSSI bilang legiun asing harus main di liga profesional di luar negeri sebelum main di Liga 1,”

“Saya terima tawaran dari Assalam karena saya sangat suka dan setuju dengan visi manajemen klubnya. Terlebih lagi Assalam baru merekrut coach Peter Schaller, dia yang dulu menempatkan saya di Bali United Youth, dan saya sangat suka filosofi sepakbola dia. Dan iya, tentu saja saya mau kejar tantangan baru dalam karir saya,” tutup Alexander Weber.

Dengan mendapat kontrak bersama Assalam FC musim ini, Alexander Weber pun berhasrat raih hasil maksimal dan mewujudkan mimpinya memperkuat salah satu tim Indonesia, serta mentas di kasta teratas (divisi tertinggi) liga nasional.


Share on: