Breaking News
Kondisi Mental Para Pemain nya Terganggu, Ini yang Dilakukan Pelatih Persipura     AFC Berencana Lakukan Drawing Ulang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Ini Respon PSSI     Nostalgia Eks Kiper Sampdoria di Kandang 'Macam Putih'     Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Kiper Borneo : Sepakbola Adalah Kehidupan Banyak Orang     Kompetisi Tak Kunjung Bergulir, Eks ketum PSSI Buka Suara    
Beda Pendapat Persebaya dan Arema Perihal Lanjutan Liga 1
08 Januari 2021 | 18:29 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 7 bulan yang lalu
497   x
Share on:
(Beda Pendapat Persebaya dan Arema Perihal Lanjutan Liga 1) - @Bolasport.com - Ilustrasi Logo Persebaya dan Arema
Keterangan gambar : Beda Pendapat Persebaya dan Arema Perihal Lanjutan Liga 1 Ilustrasi Logo Persebaya dan Arema (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Beda dengan Persebaya dan Persib, GM Arema FC Justru Ingin Liga 1 2021 Dilanjutkan

Liga123 - General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, lebih setuju jika PSSI tetap berusaha melanjutkan Liga 1 2021 ketimbang membuat kompetisi baru.

Selentingan untuk menyusun kompetisi baru di Indonesia mulai bermunculan.

Sejumlah pihak seperti Persebaya Surabaya dan Persib Bandung sudah menyuarakan keinginan agar PSSI mulai melupakan Liga 1 2021.

PSSI diminta fokus menyiapkan Liga 1 2021 karena pembahasan kompetisi musim 2020 telah berlarut-larut tanpa titik terang apa pun.

Menanggapi persoalan tersebut, General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, punya pandangan yang berbeda.

Manajer berkacamata itu justru tidak setuju jika PSSI langsung membuat kompetisi baru.

Ruddy lebih memilih supaya Liga 1 2021 dilanjutkan terlebih dahulu hingga selesai.

"Jujur saja saat ini yang penting ada Sepakbola dulu," ucap Ruddy dikutip Bolasport.com dari Kompas.

"Terus kalau disuruh memilih ya mending lanjut karena kita tidak bicara waktu," ungkap pria asal Madiun tersebut.

"Walau 2020 sudah lewat, tetapi liga bisa dijalani karena tidak ada degradasi, dll. Yang penting jangka waktunya."

Menurut Ruddy, gelaran Liga 1 2021 masih menyisakan banyak hutang yang harus dibayar.

Misalnya tanggung jawab klub kepada pihak sponsor yang sudah memberikan dana untuk menjalani kompetisi.

Andai saja seluruh hutang itu sudah lunas terbayar, maka PSSI boleh mempersiapkan kompetisi untuk musim 2021.

"Hal terpenting adalah kita tidak punya hutang di 2020," ungkap Ruddy Widodo.

"Baru nanti dimulai liga baru. Terserah kapan yang penting pada 2021," ujar pria berusia 48 tahun ini.


Share on: