Breaking News
Tak Penuhi Regulasi, PSSI Berikan Dispensasi Khusus pada Persiraja     Pentolan Suporter Sriwijaya FC Masih Ragukan Bergulir nya Liga 1 dan 2     Saddil Ramdani Puasa Cetak Gol, Lini Depan Sabah FC jadi Sorotan     Skuad Persipura Belum Vaksin, PT LIB Buka Suara     Polri Tegaskan Belum Beri Izin Penyelenggaraan Liga 1 2021/2022    
PSSI Tegaskan Liga 1 2021 Tetap Gunakan Format Promosi-Degradasi
07 Februari 2021 | 08:08 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Football5star.com ± 6 bulan yang lalu
138   x
Share on:
(PSSI Tegaskan Liga 1 2021 Tetap Gunakan Format Promosi-Degradasi) - @Football5star.com - Gelandang serang Persebaya Makan Konate mendapat kawalan dari pemain Persipura Jayapura pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020.
Keterangan gambar : PSSI Tegaskan Liga 1 2021 Tetap Gunakan Format Promosi-Degradasi Gelandang serang Persebaya Makan Konate mendapat kawalan dari pemain Persipura Jayapura pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020. (Sumber gambar:@Football5star.com)

Liga 1 2021 Tetap Menggunakan Sistem Promosi-Degradasi

Liga123 - Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan Liga 1 2021 akan tetap menggunakan format yang sama dengan sebelumnya, yakni adanya promosi dan degradasi. Hal itu sekaligus sudah diinformasikan kepada FIFA.

Normalnya, sebelumnya saat PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan rapat dengan klub-klub Liga 1, memang ada usulan soal tanpa degradasi. Kendati Demikian memang, hal itu baru sebatas usulan dari klub dan PSSI yang menentukan.

Nah, Ketum PSSI akhirnya menyebut kalau Liga 1 2021 tampaknya akan tetap berjalan seperti biasa. Mochamad Iriawan juga sudah melakukan komunikasi terkait hal tersebut dengan FIFA.

“Liga 1 2021 bakal sesuai regulasi, ada promosi dan degradasi. Semua ketentuan dalam kompetisi musim 2021 ini sudah dikomunikasikan kepada FIFA dan AFC,” ungkap Iriawan kepada awak media.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kata Iriawan, terus menyiapkan langkah-langkah yang nanti akan dilakukan pada setiap pertandingan Liga 1. Nantinya hal ini akan mereka paparkan kepada pihak kepolisian. Salah satunya soal skema penerapan protokol kesehatan saat laga berjalan.

“Jadi menjelang pertandingan sore misal, itu jam 10 pagi pemain Liga 1 harus tes swab sehingga ke lapangan sudah ada hasilnya kalau ada yang positif langsung karantina,” beber Iriawan.

“Bukan satu hari meskipun bahwa swab antigen bisa satu hari . Tapi diskusi kami sepakati kalau pertandingan jam 4 sore, jam 10 pagi sudah masuk. Begitu ada yang positif langsung karantina, lain-lainnya sedang kita rumuskan,” tutup dia.


Share on: