Breaking News
Cerita Diego Michiels Tinggalkan Belanda Demi Timnas Indonesia     Pilar Asing Persela Ungkap Perbedaan Liga Malaysia dan Liga Indonesia     Tim Rival Akan Gelar TC 5 Agustus, Timnas Indonesia Masih Tunggu PPKM     Greysia/Aprian Raih Medali Emas, Klub Liga 1 Kompak Ucapkan Selamat     Greysia Polli/Apriyani Rahayu Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020    
Pelatih Asal Malaysia Ini Akui Kualitas Bagus Kahfi Sudah Menonjol Sejak Usia Dini
07 Februari 2021 | 14:47 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaAsia - @Skor.Id ± 6 bulan yang lalu
305   x
Share on:
(Pelatih Asal Malaysia Ini Akui Kualitas Bagus Kahfi Sudah Menonjol Sejak Usia Dini) - @Skor.Id - Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, dan Hamsa Lestaluhu kala membela akademi Frenz United, Malaysia.
Keterangan gambar : Pelatih Asal Malaysia Ini Akui Kualitas Bagus Kahfi Sudah Menonjol Sejak Usia Dini Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, dan Hamsa Lestaluhu kala membela akademi Frenz United, Malaysia. (Sumber gambar:@Skor.Id)

Mantan Pelatih (Juru Taktik) Bagus Kahfi di Malaysia: Pemain Berkualitas yang Tak Pernah Tinggalkan Salat

Liga123 - Sebelum masuk Tim Nasional Indonesia, Bagus Kahfi dan saudara kembarnya, Bagas Kaffa, pernah menimba ilmu di Malaysia.

Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa pernah bergabung dengan Frenz United, tim Sepakbola yang bermarkas di Pahang, Malaysia.

Awal mula bergabungnya Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi ke Frenz United terjadi pada Maret 2016 ketika tim tersebut menghadapi Blue Eagle Football School, akademi Sepakbola dari Ciracas, Jakarta Timur.

Penampilan mencolok Bagas dan Bagus akhirnya membuat Frenz United tertarik untuk merekrut keduanya.

Mantan Pelatih (juru taktik) tim U-15 Frenz United, Mohamad Shaipul, menuturkan kisah yang tak banyak diketahui orang-orang tentang Bagas dan Bagus.

"Setelah melawan Blue Eagle, saya pilih Bagas dan Bagus bergabung dengan Frenz United. Saya lihat Bagas dan Bagus ini punya kemampuan, dari segi kemampuan individu memang mereka punya kualitas," ujar Shaipul dikutip dari media Malaysia, Vocket FC.

"Dua pemain ini juga punya semangat yang sangat tinggi," ia melanjutkan.

Shaipul juga memuji chemistry antara Bagas dan Bagus. Maklum, sebagai saudara kembar, keduanya memang memiliki ikatan yang sangat kuat.

"Setiap pertandingan Bagus akan mencetak gol. Andai saja dia bermain dengan Bagas, mereka sudah tahu setiap operan dan pergerakan yang akan dibuat," ungkap Shaipul.

Lebih dari itu, ada satu hal penting yang menurut Shaipul sangat bagus untuk dicontoh oleh pemain-pemain lain.

Itu pula yang membuat Bagas dan Bagus mencolok daripada pemain-pemain Frenz United lainnya pada waktu itu.

"Satu yang pasti, kedisiplinan mereka terbaik. Salat menjadi nomor satu bagi mereka," tuturnya.

Kala itu, Frenz United U-15 tampil di Liga NFDP (liga pengembangan Sepakbola usia dinia) 2016.

Bagus Kahfi pernah mencetak hattrick kala mengalahkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Kuala Lumpur dengan skor 4-2.

Sayang, Bagas dan Bagus tak lama berada di Frenz United. Sebab satu tahun kemudian akademi tersebut harus tutup karena faktor ekonomi.

Selain Bagas dan Bagus, Frenz United lebih dulu merekrut Hamsa Lestaluhu, pemain yang juga sempat mengikuti Training Camp Tim Nasional U-19 Indonesia.

Kini Bagus Kahfi telah menapaki jenjang karier yang lebih tinggi. Pemain asal Magelang, Jawa Tengah, itu telah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru FC Utrecht, tim Liga Belanda.


Share on: