Breaking News
Tak Penuhi Regulasi, PSSI Berikan Dispensasi Khusus pada Persiraja     Pentolan Suporter Sriwijaya FC Masih Ragukan Bergulir nya Liga 1 dan 2     Saddil Ramdani Puasa Cetak Gol, Lini Depan Sabah FC jadi Sorotan     Skuad Persipura Belum Vaksin, PT LIB Buka Suara     Polri Tegaskan Belum Beri Izin Penyelenggaraan Liga 1 2021/2022    
Ketum Persipura : Bank Papua Telah PHP Kami
07 Januari 2021 | 11:29 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @Bolasport.com ± 7 bulan yang lalu
288   x
Share on:
(Ketum Persipura : Bank Papua Telah PHP Kami) - @Bolasport.com - Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano
Keterangan gambar : Ketum Persipura : Bank Papua Telah PHP Kami Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Persipura Jayapura Merasa Dikasih Harapan Palsu oleh Sponsornya

Liga123 - Persipura Jayapura resmi membubarkan tim pada 6 Januari 2021 setelah satu sponsornya, Bank Papua, tak mampu membayar sisa kontrak sebesar 5 miliar rupiah.

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, sangat menyayangkan sikap dari Bank Papua.

Menurut Benhur Tomi Mano, seharusnya Bank Papua bicara dari awal apabila tak mampu membayarkan sisa kontrak mereka sehingga Persipura Jayapura bisa mencari jalan keluar.

Benhur Tomi Mano menyebut bahwa Bank Papua telah memberikan harapan palsu kepada tim yang berjulukan Mutiara Hitam itu.

"Kami sebenarnya sudah beberapa kali meminta kejelasan dan kepastian dari Bank Papua," ujar Benhur.

"Tetapi, baru hari ini mereka menyatakan tidak membayar. Seandainya sejak awal disampaikan mungkin kami akan mencari jalan lain sebagai solusi."

"Jadi selama ini kami digantung-gantung terus untuk sesuatu yang ternyata tidak jelas. Kami di-PHP berbulan-bulan," ujar Benhur.

Benhur menambahkan selama pandemi COVID-19, keuangan klub merosot cukup signifikan.

Terlebih lagi tim masih diharuskan membayar gaji pemain serta ofisial kePelatihan di saat kompetisi Liga 1 belum bergulir.

"Dengan surat Bank Papua ini, berarti kami tidak lagi punya sumber dana untuk beraktivitas," ungkap Benhur di akun IG/Instagram resmi Persipura Jayapura.

"Kami semua tahu bagaimana menurunnya ekonomi selama pandemi COVID-19 sehingga kemampuan kami secara finansial juga menurun, apalagi ada kewajiban untuk tetap membayar gaji seluruh personel tim," ujar Benhur.

Menurut Benhur, kegiatan tim akan kembali berjalan setelah Persipura Jayapura mendapatkan sponsor yang jelas.

"Jadi setelah menerima surat dari Bank Papua tadi, kami langsung mengadakan rapat manajemen dan diputuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas tim. Selama ini tim tetap berlatih secara virtual," ujar Benhur.

"Tetapi sejak saat ini, semua kegiatan dihentikan. Sampai kapan? Sampai kami mendapatkan dukungan sponsor yang jelas dan pasti," ujar Benhur.

Benhur pun mengucapkan rasa terima kasih kepada sponsor yang tetap berkomitmen berada di sisi Persipura Jayapura.

Dengan situasi saat ini, ia juga meminta doa kepada pendukung Persipura Jayapura.

"Terima kasih untuk PT. Freeport dan Kuku Bima yang sudah melunasi sesuai perjanjian," ujar Benhur.

"Untuk semua pencinta Persipura Jayapura di mana saja berada, mohon dukungan doa untuk ke depannya," ujar Benhur.


Share on: