Breaking News
Cerita Diego Michiels Tinggalkan Belanda Demi Timnas Indonesia     Pilar Asing Persela Ungkap Perbedaan Liga Malaysia dan Liga Indonesia     Tim Rival Akan Gelar TC 5 Agustus, Timnas Indonesia Masih Tunggu PPKM     Greysia/Aprian Raih Medali Emas, Klub Liga 1 Kompak Ucapkan Selamat     Greysia Polli/Apriyani Rahayu Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020    
Status Liga 1 Tak Kunjung Jelas, CEO PSIS Muak
05 Januari 2021 | 11:36 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 7 bulan yang lalu
785   x
Share on:
(Status Liga 1 Tak Kunjung Jelas, CEO PSIS Muak) - @Bolasport.com - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi
Keterangan gambar : Status Liga 1 Tak Kunjung Jelas, CEO PSIS Muak CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Kompetisi 2020 Tak Jelas, PSIS Semarang Sarankan Liga 1 2021 Vakum Sekalian

Liga123 - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, sudah muak dengan ketidakjelasan kompetisi sehingga ia menyarankan agar Liga 1 2021 vakum sekalian hingga pandemi berakhir.

PSIS Semarang dan klub-klub lainnya tentu saja merasakan rugi karena ketidakjelasan lanjutan Liga 12020 hingga saat ini.

Liga 1 yang rencananya bergulir lagi pada Februari 2021 hingga saat ini belum ada kepastian sehingga PSIS Semarang pun merasa geram.

Ditambah lagi PSSI telah menyebutkan akan membatalkan Liga 1, yang mana rencananya bakal dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada pertengahan Januari ini.

Dengan kabar bisa dibatalkannya Liga 1 2021, Yoyok Sukawi mengaku tak keberatan akan hal itu karena memang sampai saat ini status kompetisi tidak jelas.

"Memangnya kompetisi musim 2020 berjalan?," ujar Yoyok Sukawi kepada BolaSport.com, Senin (4/1/2021).

Oleh karena itu, ia tak keberatan apabila Liga 1 2021 dibatalkan, bahkan untuk musim 2021 yang akan datang harus vakum sekalian selama satu tahun lagi.

Yoyok berbicara di tengah pandemi COVID-19 ini tidak ada yang bisa diprediksi sehingga akan lebih baik memberhentikan kompetisi Liga 1 2021 sekalian.

Daripada klub harus kembali menanggung rugi di tengah ketidakpastian itu, lebih baik menunggu hingga pandemi berakhir.

Menurut Yoyok tak ada yang mengetahui kapan pandemi berakhir.

Saat pandemi benar-benar berakhir, barulah semua orang menyiapkan kompetisi dari awal lagi.

"Jadi lebih baik mana, tetap menggantung sambil berharap Liga 2021 berjalan tapi nyatanya tetap tidak bergulir atau diputus sekalian kompetisi akan berjalan setelah pandemi berakhir?," ucap Yoyok.

"Semua masalah ini akarnya pandemi. Jadi, lebih baik vakum dan tak ada musim 2020 dan 2021 sekalian," ujarnya.

Dengan begitu, Yoyok berbicara akan lebih baik jika dalam rapat Exco nantinya ada keputusan yang pasti apakah kompetisi akan berhenti sekalian atau berlanjut.

"Pada intinya PSIS ingin ada kepastian, stop atau lanjut, bukan mengambang lagi," ungkapnya.

"Dengan begitu setidaknya klub tidak jadi korban keluar uang karena menunggu hal yang belum pasti."

Apabila PSSI nantinya memberikan keputusan pasti, menurut Yoyok tak akan ada lagi pihak yang merasa dirugikan karena itu keputusan yang lebih baik.


Share on: