Breaking News
Tak Penuhi Regulasi, PSSI Berikan Dispensasi Khusus pada Persiraja     Pentolan Suporter Sriwijaya FC Masih Ragukan Bergulir nya Liga 1 dan 2     Saddil Ramdani Puasa Cetak Gol, Lini Depan Sabah FC jadi Sorotan     Skuad Persipura Belum Vaksin, PT LIB Buka Suara     Polri Tegaskan Belum Beri Izin Penyelenggaraan Liga 1 2021/2022    
Lika-Liku Karir Serdy Ephyfano, Pemain Potensial yang Dicoret Timnas U-19 2 Kali
04 Desember 2020 | 12:02 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Indosport.com ± 8 bulan yang lalu
287   x
Share on:
(Lika-Liku Karir Serdy Ephyfano, Pemain Potensial yang Dicoret Timnas U-19 2 Kali) - @Bolasport.com - Serdy Ephy Fano Striker Potensial yang gagal emban kepercayaan Timnas U-19
Keterangan gambar : Lika-Liku Karir Serdy Ephyfano, Pemain Potensial yang Dicoret Timnas U-19 2 Kali Serdy Ephy Fano Striker Potensial yang gagal emban kepercayaan Timnas U-19 (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Perjalanan Karier Serdy Ephy, Striker Potensial yang Kini Terancam Dipecat Bhayangkara FC


Liga123 - Nama Serdy Ephy Fano kembali menjadi perbincangan hangat dalam dua hari terakhir, setelah sebelumnya menghebohkan karena dicoret dari Tim Nasional Indonesia U-19 akibat indisipliner (untuk yang kedua kalinya). Kali ini, pemain 18 tahun itu viral karena disinyalir dugem bersama pemain Barito Putera, Mochamad Yudha Febrian.


Banyak pendukung Tim Nasional Indonesia geram dengan aksi keduanya, karena belum lama ini dicoret dari Training Camp Tim Nasional U-19. Baik Serdy dan Yudha dilaporkan pulang subuh ke hotel Tim Nasional menginap dan terlambat ikut latihan dua minggu lalu. 


Bagi Serdy, dirinya sudah dua kali dicoret dari Tim Nasional U-19 dengan alasan yang sama, tidak disiplin. Hal itu membuat penggemar Sepakbola muak.


Serdy sebenarnya sosok penyerang potensial jika disiplin dan profesional. Ia punya kelebihan dari postur tubuh yang tinggi dan tegap, dimana itu jadi pertimbangan utama saat dirinya dipilih atau pertama kali masuk Tim Nasional U-19 tahun 2019 lalu saat dilatih Fakhri Husaini. 


"Ini yang sedikit berbeda. Pertama dari postur saya memang butuh penyerang yang ketika berdiri di area lawan bisa bikin lawan mikir. Kalau soal kelemahan dan kekurangan biar kami perbaiki," ujar Fakri kala itu.


Serdy Ephy Fano merupakan jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Maluku Utara. Ia tampil apik di kejuaraan nasional antar PPLP sehingga membuat Fakhri Husaini memanggilnya untuk melakoni kualifikasi Piala Asia U-19 tahun lalu.


Serdy turut mengantarkan Tim Nasional U-19 lolos ke putaran final Piala Asia 2020 dan  membuat beberapa klub Liga 1 tertarik merekrutnya. Pada akhirnya,Bhayangkara FC mengamankan tanda tangan sang pemain pada Januari lalu. 


Saat Tim Nasional U-19 berganti Pelatih (juru taktik) ke Shin Tae-yong, Serdy Ephy masih jadi salah satu pilihan di lini depan. Ia dipanggil dan dipercaya ikut Training Camp (dua kali kesempatan), tetapi semuanya disia-siakan dengan tindakan indisipliner.


Buntut dari tiga kejadian beruntun yang dilakukan Serdy Ephy, manajemen Bhayangkara Solo FC (nama terbaru) nampaknya mulai gerah. COO The Guardian, Sumardji dan Manajer tim, Nyoman Yogi Hermawan menyatakan akan ada sanksi tegas, dimana sang pemain bisa saja dipecat.


"Memalukan. Kami akan rapat untuk pemberian sanksi. Bisa saja (dipecat), tergantung hasil keputusannya nanti," tulis Yogi Hermawan dalam pesan singkat ke awak media.


Sikap Serdy Ephy dan Yudha Febrian terutama tidak disiplin saat Training Camp Tim Nasional U-19, tidak patut ditiru. Keduanya layak dicoret karena tidak profesional, belum lagi semua kegiatan Tim Nasional U-19 saat ini dibiayai rakyat (pakai uang negara) sebagai persiapan ke Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 2021. 



Share on: