Breaking News
Tak Penuhi Regulasi, PSSI Berikan Dispensasi Khusus pada Persiraja     Pentolan Suporter Sriwijaya FC Masih Ragukan Bergulir nya Liga 1 dan 2     Saddil Ramdani Puasa Cetak Gol, Lini Depan Sabah FC jadi Sorotan     Skuad Persipura Belum Vaksin, PT LIB Buka Suara     Polri Tegaskan Belum Beri Izin Penyelenggaraan Liga 1 2021/2022    
Fokus Regenerasi Arema FC Hanya Andalkan 3 Pemain Senior
01 Desember 2020 | 14:25 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bolasport.com ± 8 bulan yang lalu
134   x
Share on:
(Fokus Regenerasi Arema FC Hanya Andalkan 3 Pemain Senior) - @Bolasport.com - Logo Arema FC
Keterangan gambar : Fokus Regenerasi Arema FC Hanya Andalkan 3 Pemain Senior Logo Arema FC (Sumber gambar:@Bolasport.com)

Rata-rata Usia Pemain Hanya 25 Tahun, Ini Rahasia Arema FC Banyak Rekrut Pemain Muda


Liga123 - General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, menjelaskan alasan timnya dihuni oleh para pemain muda yang rata-rata berusia 25 tahun.


Tak banyak orang menyadari bila Arema FC menjadi tim dengan skuad paling muda dalam gelaran Liga 1 2021.


Dari 27 pemain yang didaftarkan Singo Edan musim ini, rata-rata usia pemainnya hanya 25 tahun saja.


Sebanyak delapan pemain bahkan masih berusia di bawah 21 tahun.


Mereka adalah M. Rafli, Nurdiansyah, Feby Eka, dan Aji Saka yang sudah berlabel profesional, serta Vikrian Akbar, Andreas Francisco, Titan Agung, dan Seiya Da Costa yang baru dipromosikan.


Selanjutnya skuad Singo Edan diisi oleh sembilan pemain yang berada dalam rentang usia 21-25 tahun, dan 10 pemain lain dalam rentang usia 26-30 tahun.


Tiga pemain tertua di Arema FC, Hendro Siswanto, Dendi Santoso, dan Johan Farizi, masih tergolong muda.


Tiga pemain senior itu baru menginjak usia 30 tahun pada 2020 ini.


Fakta tersebut pun ditanggapi santai oleh General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.


Ruddy menjelaskan bahwa timnya sejak awal memang mengusung semangat young gun power alias kekuatan pemain-pemain muda.


Alasan itu lah yang membuat Arema FC gencar mempromosikan pemain-pemain akademi serta merekrut pemain pinjaman yang merupakan pemain promosi dari akademi klub lain.


“Karena memang tujuannya demikian, makanya jika ada penambahan akan diambil dari akademi,” kata Ruddy Widodo dikutip Bolasport.com dari laman resmi Liga Indonesia.


“Bukannya sombong atau apa, saya melihat chemistry antara pemain lokal ini memang kompak,” imbuhnya.


Saat ini Arema FC tengah merampingkan skuadnya usai memulangkan beberapa pemain pinjaman.


Dari tiga pemain pinjaman yang didatangkan awal musim 2020, hanya tersisa Feby Eka yang masih bertahan.


Dengan perampingan itu, maka persaingan pemain muda di Arema FC semakin sempit.


Bukan tidak mungkin bila pemain-pemain akademi mendapat kesempatan debut lebih besar dibanding pemain-pemain lain.


“Toh saya melihat enam pemain dari akademi sangat bagus sekali. Ya mudah-mudahan bisa menyusul Titan yang muda-muda itu. Saya kalau lokal tidak worry,” tandasnya.



Share on: